Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Strategi Sharp Genjot Penjualan HP di Indonesia, Masuk Jaringan Ritel dan Bundling dengan Operator

Smartphone kelas menengah itu ditargetkan terjual sebanyak 20.000 unit di tahun ini. Nah, untuk menggenjot penjualan Aquos Sense8 dan model lainnya di Indonesia, Sharp membagikan strateginya.

Menurut Andri Adi Utomo, National Sales Senior GM, PT Sharp Electronics Indonesia, awalnya Sharp menggunakan cara yang sama untuk menjual smartphone, seperti produk elektronik lainnya, yaitu dengan menjualnya di dealer-dealer perangkat elektronik milik Sharp.

Namun ternyata, cara itu kurang efektif karena mindset konsumen ketika ke dealer elektonik, adalah untuk mencari produk non-smartphone. Untuk itu, sejak tahun 2023, Sharp menggandeng jaringan ritel yang menjual smartphone.

Sejak Desember 2023, Sharp juga mulai fokus ke toko-toko kecil yang menjual smartphone dengan memberikan program insentif dan semacamnya.

"Baru bulan lalu, Sharp fokus ke sub-sub dealer atau toko-toko kecil yang jualan smartphone. Kita berikan beberapa treatment seperti insentif, promosi, display (produk) dan sebagainya," kata Andri dalam peluncuran Aquos Sense8 di Jakarta.

Menurut Ardy, Head of Marketing Smartphone, PT Sharp Electronics Indonesia, semula Sharp bekerja sama dengan sekitar 100 toko jaringan ritel di wilayah Jabodetabek.

Selanjutnya, Sharp akan memperluasnya ke lebih banyak toko, khususnya di luar Jawa. Namun, ia tak merinci jumlahnya.

"Sales channel kita perluas, dari sebelumnya 100 toko. Sekarang masih di Jabodetabek, (selanjutnya) kita mau ke luar Jawa," ujar Ardy kepada KompasTekno.

Selain di saluran luring, Sharp juga bakal memperluas saluran penjualannya secara daring dengan menggandeng Telkomsel Shop (TShop). Nantinya, sejumlah model smartphone Sharp bakal dijual di toko online milik Telkomsel.

Di sini, konsumen bisa mendapatkan ponsel yang di-bundling dengan produk Telkomsel. Adapun Sharp menargetkan konsumen yang memakai Halo, layanan pascabayar dari Telkomsel.

Menguatkan brand

Tak hanya itu, Sharp juga ingin memperkuat mereknya di mata konsumen Indonesia. Perusahaan asal Jepang ini tak menampik bila merek Sharp, khususnya di pasar smartphone, belum begitu dikenal. Untuk itu, perusahaan ingin memperkuat mereknya.

Menurut Ardy, pihaknya akan memasang lebih banyak promosi, iklan hingga menjajaki aktivitas seperti ke kampus di Tanah Air demi merangkul konsumen muda. Aktivitas ini akan dimulai pada tahun ini.

"Untuk memperkuat brand, kita akan banyak promosi, iklan, aktivitas kampus ke kampus untuk menggarap generasi muda," jelas Ardy.

Aneka smartphone Sharp juga bakal dipamerkan dalam kegiatan itu, mencakup model flagship Aquos R series hingga yang terbaru Aquos Sense8.

https://tekno.kompas.com/read/2024/01/17/10080067/strategi-sharp-genjot-penjualan-hp-di-indonesia-masuk-jaringan-ritel-dan

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke