Tangkal Pencurian Notebook

Kompas.com - 02/07/2008, 13:50 WIB
Editor

Saat sebuah notebook yang Anda pakai bekerja hilang dicuri, Anda tidak cuma rugi uang (karena harus mengganti atau memberli notebook baru misalnya). Yang lebih menyebalkan sebenarnya adalah raibnya data yang bercokol di dalamnya.

Koleksi foto liburan Anda bersama keluarga yang belum sempat sempat dipindahkan ke CD/DVD misalnya, lenyap tanpa bekas. Begitu juga semua e-mail dan daftar kontak rekan, kerabat dan handai taulan Anda yang ada di notebook.

Lebih celaka lagi jika notebook itu berisi data tentang konsumen/klien dan proyek-proyek penting yang sedang Anda kerjakan. Tentu mengerikan bila data tersebut dimanfaatkan oleh orang yang tak berhak, apalagi kompetitor bukan?

Dalam kasus kehilangan notebook milik perusahaan, yang lebih dirisaukan sebenarnya bukanlah nilai notebook (yang memang sudah terdepresiasi), melainkan nilai data di dalam notebook yang hilang tersebut. Sebagai gambaran, sebuah notebook milik universitas Stanford yang hilang dicuri ternyata menyimpan sekitar 7200 data pribadi karyawan universitas Stanford yang direkrut sebelum 28 September 2007.

Bayangkan bagaimana jika data tersebut sampai dimanfaatkan untuk menipu atau melakukan tindakan kriminal. Apalagi data tersebut mencakup nama, jenis kelamin, tanggal lahir, nomor Social Security, nomor telepon, alamat, gaji, dan nyaris semua informasi lain tentang seorang karyawan.

Di Washington, notebook seorang pilot yang hilang dicuri bahkan menyebabkan 17 bandara harus mengubah kode-kode sekuriti mereka bulan April lalu. Notebook tersebut dicuri saat si pilot yang menumpang pesawat dari bandara Birmingham Alabama menuju Dulles International menyimpannya di kotak penyimpan barang di atas kursi penumpang. Di dalam notebook-nya itu memang tersimpan antara lain kode-kode sekuriti yang memberikan akses ke gerbang-gerbang sekuriti dan lokasi-lokasi di bawah badan pesawat (ground level) pada 17 bandara, termasuk tiga bandara tersibuk di AS (Atlanta, Chicago O’Hare dan Dulles).

Pakai Kabel

Sesungguhnya, pencurian notebook bisa dicegah atau setidaknya dikurangi dengan penggunaan cable lock, seperti Kensington Lock MicroSaver Notebook Lock. Ini pada dasarnya adalah kabel untuk menjangkarkan notebook Anda ke perabotan yang tak bergerak, semisal meja yang kokoh, saat Anda menggunakan notebook di tempat umum atau di kamar kos.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tujuannya adalah mempersulit notebook diambil tanpa ijin saat Anda meninggalkannya tak terjaga dalam waktu singkat maupun lama. Jangan sampai begitu Anda berpaling atau meninggalkannya sejenak, notebook Anda langsung raib tak tentu rimbanya.

Tentu saja untuk bisa menggunakan kabel yang ujungnya berkunci ini Anda harus mencari ‘jangkar’ yang kokoh. Jika tidak, sia-sia saja Anda membeli alat pengaman ini.

Selain tipe untuk notebook, ada tipe seperti Micro Saver Twin Notebook Lock yang juga sekaligus dapat mengamankan monitor LCD. Karena itu ada dua bagian beranak kunci sama di sini.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.