Samsung Ultra Touch S8300, Kamera 8MP dengan Layar Sentuh

Kompas.com - 03/08/2009, 11:57 WIB
Editor

Mereka yang berminat terhadap Samsung Ultra Touch S8300 ini umumnya mengincar kapasitas kameranya yang 8 megapixel. Dimensi foto yang bisa dihasilkannya adalah maksimum 3264x2448 pixel. Dan itu berarti file-nya akan berukuran sekitar 2MB untuk setiap fotonya.

Konsekunesi dari file sebesar itu adalah kebutuhan akan kapasitas penyimpanan yang besar. Dalam hal ini Samsung sudah sangat siap dengan memori internal 80MB dan adanya slot untuk memori eksternal sampai 16GB.

Kualitas foto yang dihasilkan oleh kamera di ponsel ini cukup melegakan, utamanya jika kita memang berharap sepenuhnya pada janji 8 megapixel itu. Menu-menu yang ditampilkan untuk menyetel pembidikan cukup lengkap, meski tidak ditampilkan dengan mengikuti tataletak menu-menu yang umum pada kamera digital tradisional.

Sayang tidak terdapat tombol pintas khusus untuk langsung bisa membuka menu kamera. Akses kamera harus dilakukan dengan membuka menu di layar terlebih dahulu.

Me-review gambar yang sudah dijepret bisa dengan fitur sentuh yang disediakan oleh teknologi layar. Cukup sentuh dan geser seperti menggeser gambar sungguhan. Atau bisa juga dengan cara memiringkan handset sehingga satu bagian lebih rendah dari yang lain. Gambar akan bergeser meluncur ke bagian yang lebih rendah. Menarik.

Lensa kamera tersembunyi oleh slider. Keuntungannya, lensa akan lebih aman karena tidak mudah terpapar atau tergores benda keras. Kekurangannya, untuk memotret, slider harus dalam posisi terbuka, sehingga tidak serta merta dapat langsung memotret ketika kita butuh aksi cepat sebelum kehilangan momen.


Layar
Resolusi foto yang besar ditingkahi dengan tampilan yang ciamik di layar, akan membuat kegiatan memotret bikin ketagihan. Sejumlah 16 juta warna dapat ditampilkan oleh layar, ditopang oleh ukuran layar yang cukup lapang, 2,8”. Angka-angka kuantitatif itu sudah menggiurkan untuk diperoleh pada sebuah ponsel. Dari pengujian Sinyal, masih ditambah pula dengan aspek kualitatif ketajaman dan kekontrasan layar yang tak mudah dicari tandingannya.

Seperti telah disinggung, layar menerima order lewat sentuhan. Menu-menu harus disentuh untuk bisa membuka atau beroperasi. Dari sinilah nama UltraTouch diperoleh.

Jika menemukan bagian yang membutuhkan penggeseran, hal itu bisa dilakukan dengan cara menggeser betulan dari citra yang ada di layar, untuk mendapatkan bagian lainnya. Ya, persis seperti visualisasi teknologi masa depan yang terdapat dalam film-film, sekarang dapat kita rasakan sensasinya di ponsel-ponsel terbaru, termasuk S8300.

Yang agak mengecoh adalah bahwa sering sebuah tampilan menu terlihat sudah tampil utuh, tidak ada lagi sambungan di bawahnya. Padahal kalau digeser, ternyata masih ada bagian lain yang tersembunyi, menunggu digeser. Sepertinya perlu ditambah sedikit petunjuk tentang keberadaan bagian tersisa yang belum terlihat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X