IPTV Bisa Bikin Indonesia Makin Kreatif - Kompas.com

IPTV Bisa Bikin Indonesia Makin Kreatif

Kompas.com - 28/02/2011, 15:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia Senin (28/2/2011) meluncurkan produk terbarunya, IPTV Internet Protocol Television). Produk ini merupakan layanan televisi berbasis koneksi internet yang memiliki resolusi tinggi dan interaktif. Pengguna bisa memilih konten yang diinginkan, menyaksikan siaran yang telah lewat dan menyimpannya.

Salah satu fitur interaktif yang paling unik ialah TV push message service. Fitur tersebut digelar pada jaringan private dengan end user terminal berupa televisi. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa terhubung satu sama lain dengan mengirimkan pesan antar pelanggan IPTV.

Pakar marketing Hermawan Kertajaya yang hadir dalam kesempatan peluncuran mengatakan, konektivitas antarpelanggan seperti ini bisa berpotensi mengembangkan kreativitas. "Dengan IPTV ini Indonesia bisa lebih kreatif. Kita bisa bikin berbagai macam hal dengan konektivitas itu. IPTV sebagai platformnya," katanya.

"Adanya konten yang bisa disimpan itu juga bisa memacu kreativitas. Sebab, entertainment itu juga education," lanjut Hermawan.

Dengan kelebihan tersebut, ia meminta Telkom untuk tak cuma membatasi pada pengembangan konten televisi, tetapi juga konektivitasnya. "Saya meminta Telkom untuk mengembangkan terus konektivitas antarpelanggan. Nah, ini Telkom harus berpikir terus bagaimana caranya," kata Hermawan.

Untuk memacu kreativitas, Hermawan mengatakan, bisa saja antara lain dengan mengadakan lomba kreativitas setelah menonton siaran. Dengan adanya IPTV, menurutnya, televisi telah memasuki tahap anxiety and desire yang pengembangannya tak berbatas. Pada tahap ini, pengguna mungkin tak pernah menyadari kegunaannya, tetapi begitu teknologi tersedia, pengguna sadar bahwa mereka memerlukannya.

Selain konektivitas antarpengguna, IPTV juga memungkinkan untuk mereka siaran untuk disaksikan kemudian, layanan game on demmand, music on demmand, dan karaoke on demmand. Telkom merencanakan untuk fokus menggarap pasar Jakarta terlebih dahulu pada tahap awal mulai Mei 2011 mendatang.


EditorTri Wahono

Close Ads X