Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WordPress.com "Tewas" Gara-gara Serangan DDoS

Kompas.com - 05/03/2011, 23:35 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Para pengguna internet sejak dua hari terakhir mungkin sempat tak dapat mengunjungi sejumlah situs-situs terkemuka. Bahkan, sampai hari ini, blog-blog yang beralamat di Wordpress.com masih belum dapat dibuka di Indonesia.

Hal tersebut disebabkan tewasnya server Wordpress gara-gara serangan DDos (distributed denial of service). Dalam pernyataannya, Wordpress menyatakan bahwa trafik serangan tersebut ke data center mereka mencapai beberapa gigabits per detik dan pengiriman jutaan paket per detik. Tidak tanggung-tanggung, tiga data center milik Wordpress di Chicago, San Antonio, dan Dalla, AS, down karenanya.

Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan alamat web Wordpress.com tak dapat diakses, namun  juga membuat sekitar 25 juta alamat situs internet dan blog yang diperkirakan menggunakan jasa Wordpress.com sempat tidak dapat diakses. Termasuk situs-situs media terkemuka seperti TechCrunch dan Financial Post yang mendapat jasa layanan premium.

Serangan sudah terjadi dua kali. Pertama pada Kamis (3/3/2011) pagi dan sempat menghentikan layanan Wordpress.com selama sekitar tiga jam. Layanan sempat normal kembali, sebelum dihantam serangan kedua pada Jumat (4/3/2011) pagi waktu AS atau Sabtu sore tadi. Serangan kedua dapat diatasi dalam waktu satu jam. Namun, layanan Wordpress.com belum sepenuhnya pulih untuk diakses dari semua negara.

Dari China

"Ini merupakan serangan terbesar dan paling mematikan yang kami hadapai dalam enam tahun sejarah perjalanan kami. Kami menduga hal tersebut didasari motif politik untuk membungkam blog-blog yang tak berbahasa Inggris, namun kami masih melakukan investigasi dan belum memastikan penyebab pastinya," tulis Matt Mullenweg, pendiri Wordpress, dalam e-mail yang dilansir PCWorld.

Menurut Mullenweg, salah satu yang menjadi target serangan adalah alamat blog berbahasa China yang menggunakan Wordpress. Aamat blog tersebut juga termasuk dalam daftar yang diblokir layanan pencari internet Baidu di China. Wordpress tidak tahu apa alasan alamat blog tersebut menjadi target serangan dan belum akan merilis identitasnya sebelum hasil mitigasi selesai dilakukan.

"Mayoritas serangan berasal dari China (98 persen) dan sedikit dari Jepang dan Korea," kata Mullenweg, seperti dilansir TechCrunch.

Biasanya serangan seperti ini memanfaatkan botnet atau program yang telah menginfeksi banyak komputer di berbagai belahan dunia. Pelaku mengaktifkan ribuan program tersebut dari jarak jauh dan diperintahkan untuk menmbanjiri trafik sebuah situs dalam waktu bersamaan sampai tidak sanggup memproses sehingga down.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.