Yahoo! Post Coba Bangun Jaringan Komunitas Baru

Kompas.com - 21/09/2011, 20:52 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com - Yahoo meluncurkan Yahoo! Post, fitur terbaru yang menggabungkan kegiatan pencarian dan sosial. Lewat fitur ini, pengguna bisa mencari konten sesuai ketertarikan dan membuat komunitas baru yang memiliki ketertarikan yang sama.

Peluncuran dilakukan Rabu (21/9/2011) di Jakarta. Ini adalah peluncuran Yahoo! Post ketiga di dunia setelah Hong Kong dan Korea. Yahoo! Post bisa diakses di http://id.post.yahoo.com oleh siapa pun yang memiliki akun Yahoo dan sejauh ini masih terbatas pada konten lokal.

Mengungkapkan latar belakang pengembangan Yahoo! Post, Aryo Kresnadi, Regional Product Marketing Manager Yahoo! Asia Tenggara mengatakan, "85 persen pengguna internet Indonesia melakukan kegiatan pencarian dan 91 persen pengguna melakukan kegiatan sosial."

Pontus Sonnerstedt, Country Manager Yahoo Indonesia mengungkapkan, Yahoo! Post berbeda dengan forum dan media sosial lainnya. "Bukan sekadar sosial. Dengan memasukkan kata kunci, kita bisa mendapatkan topik yang kita butuhkan," cetus Pontus.

Perbedaan lain adalah penentuan moderator forum. Di Yahoo! Post, moderator dipilih secara demokratis berdasarkan pilihan orang yang terlibat forum itu. Moderator juga bisa diberi sanksi bila melanggara ketentuan forum.

Untuk mengakses Yahoo! Post, pengguna wajib memiliki ID email di Yahoo. Setelah log in dengan menggunakan ID tersebut, pengguna bisa memulai pencarian konten, masuk dan memberi komentar ke forum tertentu hingga membuat forum baru.

Sama seperti di forum lain, pengguna juga bisa mengunggah gambar, foto, dan video dalam posting di forum. Anggota di Yahoo! Post terbagi dalam 3 status, kontributor, voter dan moderator. Peningkatan status ditentukan oleh aktivitas di forum dan rating posting yang dicapai. Untuk jadi moderator misalnya, perlu minimal 50 posting dan dipilih oleh setengah dari total voter.

Yahoo! Post yang ada saat ini masih dalam versi beta, jadi membuka pengembangan berikutnya. "Salah satu yang kita mau kembangkan adalah integrasi dengan fitur Yahoo! yang lain, seperti Koprol dan Flickr," jelas Aryo.

Pembuatan Yahoo! Post terkait dengan strategi bisnis Yahoo. "Menemukan konten serta menjaring komunitas,itu salah satu strategi kami. Ini tidak langsung terkait ke revenue, tapi lebih pada cara kami untuk engage pengguna dan komunitas," jelas Pontus.

Pontus mengakui bahwa telah banyak forum yang disediakan di web lain. Namun menurutnya, search dan social adalah lahan yang besar sehingga membuka peluang bagi siapapun untuk ikut serta bermain. Yahoo! pun punya alasan kuat untuk terlibat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.