Logo Lama Sony Ericsson Segera Jadi Barang Langka

Kompas.com - 29/02/2012, 14:25 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

BARCELONA, KOMPAS.com — Setelah berpisah secara resmi dengan Ericsson tanggal 16 Februari 2012, Sony Mobile Communication (namanya saat ini) meluncurkan jajaran ponsel Xperia NXT.

Saat ponsel-ponsel itu diperkenalkan di Barcelona bersamaan dengan acara Mobile World Congress, 27-29 Februari 2012, banyak orang bertanya-tanya perubahan apa saja yang terlihat pada ponsel-ponsel baru itu setelah nama Ericsson tidak muncul lagi?

Yang jelas, nama yang muncul di depan hanya Sony. Lalu, sebagai produk, di bagian bawah jajaran ponsel Xperia tertulis simbol Xperia.

Dalam berbagai poster dan iklan, simbol yang dimunculkan adalah tulisan make.believe. Tulisan ini tidak sekedar berarti "make believe", tetapi titik di tengahnya memiliki arti sehingga pembacaan yang benar adalah "make dot believe".

Kata "make" diartikan sebagai suatu "aksi", yakni melakukan, membangun, atau mendesain. Adapun "believe" ditekankan pada "semangat", yakni pemikiran, gagasan, dan mimpi-mimpi. Bagaimana dengan dot? Dot merupakan penghubung antara usaha dan gagasan tadi.

"Jadi, titik di tengah itu bukan tanpa arti, tetapi menjadi penghubung antara gagasan dan usaha mewujudkannya," kata Hanny Sanjaya, Marketing Manager Produk Sony Mobile Indonesia, Selasa (28/2/2012) di Barcelona.

Sony akan menggunakan logo make.believe ini dalam komunikasinya. Logo ini akan ditempatkan di produk-produk Sony dan dalam ruang atau gedung-gedung Sony.

Lalu bagaimana nasib logo bulat Sony Ericsson yang disebut sebagai "liquid identity" itu? Dalam produk Sony Xperia S, P, dan U yang baru saja diperkenalkan di Barcelona, logo itu masih terlihat di balik ponsel.

Namun, beberapa pihak di Sony mengatakan, logo itu akan segera dihilangkan di produk-produk mendatang.

Dalam pidato pembukaan, Minggu (26/2/2012), Executive Deputy President, President, CEO Sony Corporation Kazuo Hirai menegaskan bahwa semua pengembangan ke depan akan berada di bawah merek "Sony".

Artinya, suatu ketika nanti, ponsel Sony yang masih memiliki logo bulat serupa yin dan yang itu bisa menjadi barang langka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.