Pilot Berteriak soal Bom, JetBlue Mendarat Darurat di Texas

Kompas.com - 28/03/2012, 07:19 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

LAS VEGAS, KOMPAS.com — Sebuah pesawat Amerika Serikat JetBlue mendarat darurat di Texas, Selasa (27/3/2012) waktu setempat, setelah sejumlah penumpang mengamankan pilot saat dia mulai berteriak tentang Al Qaeda dan ancaman bom.

Pesawat JetBlue yang terbang dari New York ke Las Vegas, Nevada, dialihkan ke Amarillo, Texas, setelah insiden tersebut. Pihak maskapai mengatakan, pendaratan darurat itu dilakukan setelah muncul persoalan medis pada sang pilot.

Pada awalnya, pilot itu ke kamar kecil di luar kokpit dan kemudian dia mulai berteriak "Irak. Al Qaeda, terorisme, kita semua akan turun," demikian laporan surat kabar Amarillo Globe-News seperti dikutip Channel NewsAsia, Rabu (28/3/2012).

"Ini cukup menakutkan. Pilot tampak panik," kata seorang penumpang, Heidi Karg, kepada CNN. "Ketika mereka mencoba menenangkan dia, mereka kemudian menahannya dan sekelompok penumpang lelaki berlari ke depan dan meringkusnya."

Gabriel Schonzeit, yang duduk di baris ketiga, menceritakan kepada Globe-News, "Pilot itu mulai berteriak tentang Al Qaeda dan kemungkinan adanya bom di pesawat, tentang Irak dan Iran, dan tentang bagaimana kami semua akan turun. Kelihatannya dia tidak waras."

The Federal Aviation Administration (FAA) mengatakan, kopilot pesawat itu khawatir sikap sang kapten tidak menentu selama penerbangan sehingga ia mengunci pintu kokpit. Ketika kapten berusaha masuk ke pintu kokpit yang terkunci, dia diringkus sejumlah penumpang.

Maskapai JetBlue dalam pernyataannya menyebutkan, setelah terbang tiga setengah jam, seorang kapten pilot lain yang sedang tidak bertugas masuk ke kokpit dan mengambil alih tugas pilot. Dia diperintahkan untuk mendarat darurat di Amarillo, Texas. Setelah pesawat mendarat dengan aman, penegak hukum setempat mengamankan sang pilot, membawanya dengan ambulans untuk menjalani pemeriksaan medis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.