Mengapa Aplikasi di iOS Terlihat Lebih Baik dari Android?

Kompas.com - 07/05/2012, 16:36 WIB

KOMPAS.com — iOS dari Apple dan Android dari Google bisa disebut sebagai sistem operasi mobile terbaik saat ini. Banyak aplikasi iOS yang juga dibuat untuk Android. Namun, pernahkan terlintas dalam benak Anda mengapa aplikasi di iOS terlihat lebih halus dan elegan ketimbang di Android?

"Jawabannya singkat dan sangat sederhana karena membuat aplikasi (dengan tampilan elegan) di iOS lebih mudah dibandingkan dengan Android," kata Danilo Campos, desainer antarmuka (UI/UX) dari perusahaan Hipmunk.

Aplikasi dari Hipmunk

Ada beberapa alasan teknis yang lebih mendalam. Pertama, soal fragmentasi. Ketika menyusun kode-kode (coding) untuk aplikasi di iOS, pengembang menangani jumlah perangkat, ukuran layar, resolusi piksel, dan spesifikasi peranti keras yang sedikit. Hanya sebatas iPad, iPhone, dan iPod Touch.

Namun, ketika membuat aplikasi untuk Android, pengembang akan berhadapan dengan banyak sekali ukuran layar, resolusi piksel, dan spesifikasi dari vendor yang mengadopsi Android, baik ponsel cerdas maupun tablet.

"Perangkat Android hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, resolusi layar yang berbeda, dan kecepatan hardware yang berbeda pula. Ini sebenarnya adalah rintangan besar," kata pendiri perusahaan pembuat aplikasi Karma, Lee Linden.

Ia melanjutkan, seorang pengembang harus menguji aplikasinya di 20 perangkat yang berbeda ukuran layar dan resolusinya, yang berbeda prosesornya. "Ini pasti membuat pengembangan sebuah aplikasi berjalan lebih lambat," tutur Linden.

Menurut Campos, dalam situasi ini, pengembang harus memikirkan kembali elemen desain.

Hipmunk menyediakan aset aplikasi Android dalam tiga resolusi, yakni 1x untuk perangkat yang sudah tua, 2x untuk perangkat beresolusi tinggi, dan 1,5x untuk perangkat lain yang tanggung.

Ini merupakan suatu kebutuhan untuk menghindari segala keanehan yang muncul ketika aplikasi dijalankan. Jika hal ini dilewatkan, Hipmunk khawatir tampilan aplikasi akan kabur atau buram atau bahkan terlihat bergerigi.

Hal ini terkadang sering dilewatkan oleh para pegembang. Namun, di satu sisi, pengembang kadang hanya didukung oleh tim kecil dan kekurangan dana, mereka enggan menghabiskan waktu untuk menyempurnakan elemen desain ini. Akibatnya, pengembang sering tidak memperhatikan hal-hal yang sebenarnya sangat berpengaruh pada detail estetika.

Faktor berikutnya, alat bantu dan dokumentasi dalam membuat aplikasi Android diakui para pengembang masih terbatas.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorWicaksono Surya Hidayat
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X