Google Plus Mirip "Kota Hantu"

Kompas.com - 17/05/2012, 07:57 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Google boleh saja mengklaim bahwa situs jejaring sosial miliknya, Google+, memiliki 100 juta pengguna hingga awal April 2012. Namun sebuah riset mengatakan sebaliknya, Google+ sepi seperti "kota hantu".

Banyak "penghuni" namun minim aktivitas, itulah kira-kira gambaran untuk Google+.

Berdasarkan survei yang dilakukan lembaga riset nirlaba RJ Metrik terhadap 40 ribu pengguna Google+ berdasarkan sampel acak, tercatat bahwa keterlibatan antarpengguna Google+ cukup rendah.

Menurut survey RJ Metrik, setiap posting rata-rata hanya mendapat satu "+1" (semacam interaksi "Like" di Facebook) dan satu balasan pula.

Selain itu, terdapat sekitar 30% pengguna Google+ yang baru satu kali membuat posting publik di jejaring sosial itu dan tidak pernah lagi membuat posting yang kedua.

Pengguna aktif jika dirata-rata melakukan posting setiap 12 hari, bahkan 15% pengguna Google+ yang telah membuat 5 tulisan publik tidak pernah lagi melakukan posting.

Jumlah posting publik rata-rata dari setiap pengguna aktif pun terus menurun setiap bulannya.

Penelitian yang dilakukan RJ Metrik ini hanya terfokus pada aktivitas posting. Hal ini membuat Google angkat bicara.

"Dengan hanya melakukan pelacakan pada posting publik, penelitian ini cacat dan tidak akurat merepresentasikan berbagai aktivitas dan sharing yang terjadi di Google+," demikian pernyataan Google kepada situs teknologi Fast Company.

Menurut Google, aktivitas Google+ lebih privasi karena pengguna berbagi dengan orang yang ada di "Circle", tidak perlu secara terbuka berbagi pemikiran, foto atau video kepada dunia.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.