FBI Ringkus 24 "Hacker" Pencuri Data Kartu Kredit

Kompas.com - 28/06/2012, 04:49 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Sedikitnya 24 orang di 13 negara ditahan dalam operasi pemberantasan penjualan ilegal data-data kartu kredit yang dipimpin Biro Penyelidik Federal AS (FBI).

Sebanyak 12 orang tersangka ditahan di Amerika Serikat dan enam orang lainnya di Inggris.

Tersangka lain yang ditangkap menyebar di negara-negara Asia dan Australia.

Penangkapan ini menyusul penyelidikan selama dua tahun oleh agen-agen FBI yang menyamar di empat benua.

Operasi dengan nama sandi Card Shop ini melacak orang-orang yang membeli dan menjual informasi kartu kredit ke sebuah situs internet yang dikelola FBI sejak 2010 lalu.

Situs milik FBI ini bernama Carder Profit yang memungkinkan penggunanya saling bertukar akun dan informasi kartu kredit curian mereka.

Penjara 40 tahun

Semua tersangka berusia antara 18 hingga 25 tahun dan beberapa di antara mereka terancam hukuman penjara 40 tahun jika terbukti bersalah.

Salah seorang tersangka, Mir Islam alias Josh The God, diduga telah menjual 50.000 lembar informasi dari kartu kredit curiannya.

Secara keseluruhan, FBI menemukan setidaknya 400.000 data kartu kredit telah diperjualbelikan secara ilegal.

Dengan keberhasilan operasi ini maka kerugian nasabah bank sebesar 205 juta dollar AS atau hampir mencapai Rp 2 triliun.

Jaksa penuntut Amerika Serikat Preet Bhararasaid dalam pernyataan resminya mengatakan, aparat hukum masih mengejar otak kelompok ini.

"Tersangka utama seorang ahli komputer yang berada di belakang kasus ini masih menjadi buruan aparat hukum," ujar Bhararasaid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.