Bocorkan Barang Bukti, Samsung Terancam Kena Sanksi

Kompas.com - 02/08/2012, 19:27 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Drama pengadilan paten Apple versus Samsung terus memanas. Perkembangan terakhir menyebutkan bahwa Apple meminta pengadilan menjatuhkan sanksi pada Samsung.

Apple menuduh lawannya itu telah melanggar protokol sidang dengan membocorkan bukti yang tidak boleh ditampilkan ke sidang pada publik dan merilis pernyataan pers hari Selasa (31/7/2012) lalu.

Sebelumnya, hakin Lucy Koh yang memimpin pengadilan tidak memperkenankan Samsung menampilkan bukti berupa gambar-gambar ponsel Samsung F700 di dalam sidang.

Ponsel ini merupakan elemen kunci argumen Samsung melawan Apple yang menuduh produsen asal Korea tersebut menjiplak rancangan iPhone.

F700 yang memiliki interface touchscreen disebut telah dikembangkan lebih dulu dari iPhone sehingga tidak mungkin dibuat berdasarkan smartphone Apple yang dirilis pada 2007 itu.

nokoh

Salah satu halaman dokumen bukti yang dibocorkan Samsung ke publik (gambar: phonearena.com)

Tak kehilangan akal, alih-alih menyimpan bukti yang dilarang tampil tersebut rapat-rapat, Samsung malah membocorkannya ke publik melalui wartawan.

Rabu (1/8/2012) kemarin Hakim Koh telah meminta penjelasan kepada Samsung perihal kebocoran bukti tersebut.

Pihak Samsung mengatakan bahwa informasi tersebut termasuk dalam "wilayah publik" (public domain) dan karena itu sah-sah saja untuk dirilis.

Apple yang tidak puas dengan penjelasan Samsung menyiapkan mosi darurat. Masih belum jelas sanksi seperti apa yang akan dituntut oleh Apple.

Apple khawatir bahwa dokumen Samsung yang dibocorkan tersebut dapat mempengaruhi pendapat juri di pengadilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.