Kompas.com - 26/02/2013, 12:05 WIB
EditorLatief

KOMPAS.com — Menonton film misteri tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan secara langsung mengunjungi lokasi-lokasi terseram di dunia. Di tempat-tempat terseram tersebut, jangan hanya mencoba merasakan "getaran" magis, tetapi simak juga setiap detailnya.

Anda mungkin akan terpukau menyaksikan tempat-tempat terseram di dunia ini bisa menyembunyikan konstruksi dan ornamen luar biasa di dalamnya. Berikut urutannya.

Hutan Aokigahara

Tempat ini bukan hasil karya manusia. Setidaknya, bukan hutan rimbun yang menjadi alasan tempat ini menjadi salah satu tempat terseram di dunia. Hutan di kaki Gunung Fuji, Jepang, ini mendapatkan predikat sebagai tempat terseram di dunia lantaran tempat ini menjadi "tempat favorit" untuk bunuh diri.

Sejak 1950-an, sudah ada lebih dari 500 orang mencabut nyawanya sendiri di tempat ini. Tren tersebut dimulai setelah Seicho Matsumoto memublikasikan novelnya, Kuroi Kaiju atau Laut Hitam Pepohonan. Dalam novel tersebut, dua tokoh utama bunuh diri di Aokigahara. Setelah itu, ratusan orang Jepang mulai menggantung dirinya sendiri di hutan Aokigahara.

Uniknya, karena tempat ini sudah dianggap sebagai lokasi bunuh diri, Anda dapat menemukan sebuah papan pengumuman dengan pesan-pesan seperti "Hidup adalah sesuatu yang berharga! Pertimbangkanlah!" atau "Pikirkan keluarga Anda!". Selain itu, masalah ini bukannya dibiarkan tanpa perhatian pemerintah.

Pada 1970-an, pemerintah Jepang melakukan penyisiran hutan untuk mencari jenazah-jenazah yang ada di hutan tersebut.

Jembatan Overtoun

Jembatan ini terletak di dekat Milton, Dumbarton, daerah pedesaan menawan di Skotlandia. Sama seperti daerah pedesaan di dekatnya, sebenarnya jembatan ini juga tampak unik dan cantik, lengkap dengan daun-daun merambat di temboknya.

Berbeda dengan kisah di hutan Aokigahara, tempat ini bukan tempat favorit untuk bunuh diri, setidaknya bukan untuk manusia. Ratusan anjing bunuh diri di jembatan ini. Tercatat, sudah sekitar 600 ekor anjing mencabut nyawanya dengan terjun dari jembatan ini sejak 1960-an.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.