Kompas.com - 26/02/2013, 15:35 WIB
EditorReza Wahyudi

Dalam sebuah survei yang melibatkan 4.000 karyawan dari berbagai perusahaan besar, sebanyak 36 persen responden laki-laki menjawab ingin menduduki jabatan CEO. Sementara itu, hanya 18 persen perempuan yang menjawab serupa.

Ada apa dengan kaum perempuan? Kenapa banyak dari mereka biasa-biasa saja dalam karier? Menurut Sandberg, sudah saatnya perempuan membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan yang sama dengan kaum laki-laki.

Menurut studi yang dilakukan oleh perusahaan konsultan McKinsey, umumnya karyawan laki-laki mendapatkan promosi berdasarkan potensi mereka. Sementara itu, perempuan mendapatkan promosi berdasarkan hasil yang telah mereka capai.

Tampaknya memang ada kekurangan yang dimiliki oleh perempuan, menurut Sandberg. Rasa percaya diri yang dimiliki oleh perempuan tidak sebesar laki-laki. Kebanyakan laki-laki yang sukses akan mengatakan bahwa kesuksesan itu mereka capai karena bakat dan kemampuan mereka. Sementara itu, perempuan yang sukses biasanya mengatakan bahwa kesuksesan itu mereka raih karena mereka beruntung atau berkat bantuan dari orang lain.

Ketika gagal mengerjakan suatu tugas, kebanyakan laki-laki akan bilang hal itu karena mereka tidak tertarik dengan tugas itu. Adapun perempuan akan mengaku mereka gagal karena kurang mampu di bidang tersebut. Jadi, sebenarnya, perempuan lebih jujur, rendah hati, atau kurang percaya diri?

Nah, lewat bukunya, Sandberg ingin mengubah pandangan banyak orang, termasuk kaum perempuan sendiri, tentang apa saja yang dapat dilakukan oleh perempuan dalam dunia bisnis.

Kesimpulan akhirnya sebenarnya, keinginan maju atau tidak, menjadi pemimpin atau tidak, ada pada diri setiap orang, baik perempuan maupun laki-laki. Bicara soal kepemimpinan, yang utama bukanlah soal kekuasaan, melainkan soal apa yang dapat dilakukan oleh seseorang dengan kekuasaan yang dimilikinya. Hal-hal apa yang bisa dia lakukan untuk mengubah dan membantu orang lain? Jika dikaitkan dengan teknologi, perubahan apa yang bisa dilakukan oleh para pemimpin industri terkait untuk membantu banyak orang dengan teknologi yang mereka ciptakan?

Baik laki-laki maupun perempuan yang sukses berkarier dan menjadi pemimpin, yang penting dia memiliki komitmen terhadap pekerjaannya, lingkungan sekitarnya, dan orang-orang yang dipimpinnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.