Kompas.com - 20/03/2013, 14:17 WIB
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Kepolisian Korea Selatan, Rabu (20/3/2013), mengatakan tengah menyelidiki laporan serangan cyber yang menimpa sejumlah lembaga penyiaran dan bank-bank besar negeri itu.

"Anggota tim cyber kami tengah melakukan penyelidikan saat ini," kata juru bicara Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan.

Kantor berita Yonhap melaporkan setidaknya tiga stasiun televisi -KBS, MBC dan YTN- ditambah bank Shinhan dan Nonghyu melaporkan bahwa jaringan komputer mereka lumpuh akibat serangan cyber.

Meskipun penyelidikan masih berjalan namun tudingan dalang di balik kejadian ini akan menuju ke arah Korea Utara.

Pihak Utara diyakini juga menjadi dalang serangan cyber pada 2009 dan 2011. Saat itu yang menjadi sasaran adalah institusi pemerintah Korsel dan intitusi keuangan.

Berdasarkan informasi intelijen yang dikutip berbagai media Korea Selatan, Korea Utara memiliki setidaknya 3.000 orang yang khusus dipilih untuk melakukan serangan cyber ke selatan.

Sebelumnya, Korea Utara menuding AS dan Korea Selatan telah melakukan serangan cyber secara intensif dan terus menerus ke negeri komunis itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Badan Keamanan Internet Korea, sebuah badan milik pemeirntah Korut, mengatakan sebanyak 48.000 kasus serangan cyber dari negara asing dan domestik pada 2012. Angka itu meningkat tajam dari hanya 24.000 kasus di tahun 2008.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X