Kompas.com - 30/04/2013, 18:46 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengakui pihak Angkatan Udara (AU) Israel melakukan penyerangan ke Gaza pada Selasa (30/4/2013) pagi. Insiden itu menewaskan seorang anggota milisi Salafist. "Hari ini kami memang melancarkan serangan udara ke Eilat," kata Netanyahu di Jerusalem saat mengawali pertemuan dengan Presiden Serbia Tomislav Nikolic.

Lebih lanjut, Netanyahu mengatakan sebagaimana warta AP, bahwa tindakan itu untuk melindungi warga Israel. "Saya tidak menyangkal adanya serangan itu," kata Netanyahu menegaskan.

Lebih lanjut, Netanyahu dalam pernyataannya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban warga Israel yang tewas ditusuk oleh seorang warga Palestina di persimpangan Tapuch, Tepi Barat, pada Selasa pagi.

Serangan udara Israel menewaskan Hitam al-Mashal (29), saat korban bersepeda motor di dekat basis militer Hamas. Israel menuduh korban adalah orang yang bertanggung jawab membombardir Israel dengan 17 rudal pada April silam.

Serangan udara Israel dengan target sosok spesifik adalah kali pertama sejak Israel menghelat Operasi Pilar Pertahanan pada November 2012.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.