Kompas.com - 02/05/2013, 10:49 WIB
EditorReza Wahyudi

Aditya Panji/KompasTekno Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler XL Axiata mengumumkan bahwa pelanggan layanan data (internet) kini sudah mencapai 29,1 juta atau mendekati 60 persen dari total pelanggan XL. Di tahun 2013, XL memprioritaskan perluasan infrastruktur layanan data.

Dalam laporan keuangan kuartal pertama 2013, Rabu (30/4/2013), XL mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 2 persen dari tahun ke tahun menjadi Rp 5,05 triliun. Hal ini dipicu oleh kenaikan pendapatan dari layanan data sebesar 16 persen.

Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi, mengatakan, pertumbuhan kontribusi layanan data mencerminkan arah bisnis serta adanya peluang besar yang dapat dimanfaatkan XL untuk bisnis layanan data di masa datang.

"Penggunaan layanan data di Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu, termasuk di XL, yang mendorong terjadinya peningkatan trafik sebesar 40%," ujar Hasnul dalam siaran pers yang diterima KompasTekno. Ia menambahkan, ada peningkatan kontribusi pendapatan layanan data menjadi 22 persen dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 19 persen.

Hingga kuartal pertama 2013, XL memiliki 39.819 BTS, termasuk 13.295 Node B untuk melayani pelanggan data.

"Meningkatnya permintaan penggunaan layanan data, juga menunjukkan adanya kecenderungan perubahan perilaku masyarakat yang menjadikan layanan data sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari," ujar Hasnul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, lanjutnya, XL berusaha mengembangkan layanan digital di bidang mobile finance, commerce, dan M2M (machine to machine).

Untuk Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) selama kuartal pertama 2013 sebesar Rp 2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 40% dan laba bersih sebesar Rp 316 miliar.
 
XL telah membelanjakan Rp 1,98 triliun untuk investasi di kuartal pertama tahun 2013, yang sebagian besar menggunakan dana internal. Selama kuartal pertama 2013, XL telah menandatangani perjanjian pinjaman baru dalam rupiah dengan Bank Mandiri pada Januari 2013 sebesar Rp 500 miliar dan Rp 2,5 triliun.

XL juga telah menandatangani perjanjian kredit baru dalam dollar dengan BTMU sebesar 110 juta dollar AS pada Maret 2013. Karena itu, aktifitas pembiayaan dan jumlah hutang XL meningkat menjadi Rp 14,7 triliun dari tahun sebelumnya Rp 11,5 triliun, dan hutang bersih/EBITDA meningkat dari 1,0xmenjadi 1.5x pada kuartal pertama 2013. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.