4 Isu Utama Bisnis Toko Online di Indonesia

Kompas.com - 08/05/2013, 13:01 WIB
EditorReza Wahyudi

Isu kedua adalah soal definisi transaksi elektronik dan pelayanan publik yang ada di PP Nomor 82 Tahun 2012.

Terkait definisi transaksi online, dalam bisnis e-commerce ada beberapa kegiatan dan model bisnis, yakni iklan baris/forum, marketplace, online retail, daily deals, dan price comparison/agregator.

Nah, idEA meminta kejelasan tahapan mana saja dalam e-commerce yang dianggap sebagai transaksi elektronik?

Dalam layanan iklan baris, seperti Tokobagus.com contohnya, di sana tidak terjadi transaksi karena perusahaan memberi fasilitas pemasangan iklan baris gratis. Di sini Tokobagus hanya berperan sebagai media.

idEA juga tidak sependapat dengan PP Nomor 82 Tahun 2012 yang menyebut perusahaan e-commerce sebagai penyelenggara pelayanan publik.

Menurut Shinto Nugroho, Head of Public Policy and Government Relations Google Indonesia, pelaksanaan dan proses e-commerce sepenuhnya bersifat privat. Semua orang bebas memilih ingin berbelanja secara online atau tidak. "E-commerce tidak sama dengan rumah sakit," ujarnya.

Mengacu pada klasifikasi dan definisi penyelenggara pelayanan publik dalam UU Nomor 25 Tahun 2009 dan PP Nomor 96 Tahun 2012, idEA berpendapat bahwa penyelenggara e-commerce tidak dapat diklasifikasikan sebagai penyelenggara pelayanan publik.

3. Kewajiban data center di Indonesia

Yang ketiga soal penggunaan data center di Indonesia. Pihak Kemenkominfo berpendapat, perusahaan internet yang menyimpan data publik, harus menempatkan data center di Indonesia untuk menjaga keamanan nasional. Jika ada suatu pelanggaran atau tindak kejahatan terkait perusahaan berbasis internet, penegak hukum bisa melacak pelaku dari informasi yang tersimpan di data center Indonesia.

"Kalau data center-nya ada di luar negeri, kemudian ada masalah terkait perusahaan internet, penegak hukum akan sulit mendapatkan data fisik. Karena itulah data center kita wajibkan ada di Indonesia," tegas Ashwin Sasongko, Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X