YouTube "Bebas Buffering" Mulai Bergulir

Kompas.com - 26/06/2013, 10:40 WIB
EditorReza Wahyudi

YouTube

KOMPAS.com  Sebulan setelah mengumumkannya pertama kali di konferensi Google I/O pertengahan Mei lalu, codec video VP9 dikabarkan telah difinalisasi dan mulai dipakai oleh Google di Chrome dan YouTube.

Seperti dikutip dari TechEye, codec ini pun telah diberlakukan sebagai standar kompresi video pada build Chromium terbaru yang kini memuat deskripsi "Flag VP9 dihilangkan, dukungan VP9 dihidupkan secara default".

VP9 sendiri adalah bagian dari proyek WebM Google yang bertujuan memberi codec bebas royalti untuk penggunaan di internet. Pendahulunya, VP8, masih belum banyak dipakai dibanding codec H.264 yang lebih populer.

VP9 menawarkan kelebihan dibanding H.264 berupa kompresi video yang lebih efisien dan karena itu juga lebih hemat bandwidth. Dengan memakai codec ini, video pada YouTube, misalnya, bisa di-streaming dengan lebih lancar sehingga meminimalisasi buffering yang terjadi.

Sebenarnya, kinerja VP9 bisa disamai oleh codec H.265—penerus H.264—yang diperkenalkan Januari lalu, tetapi VP9 masih memiliki keunggulan dalam hal bebas royalti.

Bulan lalu, YouTube telah menyatakan dukungannya terhadap VP9 begitu codec yang bersangkutan sudah terpasang di peramban Chrome. Situs video sharing itu diperkirakan bakal mengumumkan hal tersebut secara resmi dalam waktu dekat. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X