Terungkap, Pencurian Kabel Bawah Laut Indosat

Kompas.com - 26/06/2013, 15:01 WIB
EditorReza Wahyudi

emerginggrowth.com

KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengungkap aksi pencurian kabel bawah laut milik perusahaan telekomunikasi Indosat yang melibatkan sindikat internasional.

"Pencurian ini bukan hanya antarnegara, melainkan antarbenua, sampai ke Australia," kata Kepala Polda Kepri Brigjen (Pol) Endjang Suderajat di Batam, Selasa (25/6/2013).

Dalam kasus itu, Polda Kepri mengamankan barang bukti kabel sepanjang 31 km yang diduga dicuri dari dalam laut. "Kami juga mengamankan tujuh orang, baik pelaku maupun penadah," kata dia.

Pencurian terjadi di sekitar Pulau Mapur, Kepulauan Riau.

Kapolda mengatakan, sebenarnya, itu bukan kasus pencurian pertama. Berdasarkan pengakuan pihak Indosat, kejahatan mengambil kabel bawah laut sudah pernah terjadi pada 2009, tetapi tidak pernah dilaporkan ke polisi.

"Kasus ini akan kami ekspos hari Jumat karena barang bukti ada di Tanjungpinang," kata Kapolda enggan merinci pengungkapan kasus itu lebih lanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan Antara, pengungkapan kasus terjadi di Perairan Bintan. Barang bukti berupa kabel dititipkan di tempat penampungan dan penjualan besi tua di Batu 8 dan lokasi sudah diberi garis polisi. (ANT)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X