Kompas.com - 31/10/2013, 11:39 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Pendiri Google Sergey Brin memakai kacamata pintar Google Glass

KOMPAS.com — Kejadian berikut ini bisa membuat pengguna Google Glass berpikir dua kali sebelum menyetir mobil dengan tetap mengenakan perangkat kacamata pintar tersebut.

Sebagaimana dilaporkan oleh Ars Technica, seorang wanita bernama Cecilia Abadie di San Diego, California, AS, ditilang polisi lalu lintas (polantas) pada Selasa (29/10/2013) malam kemarin.

Selain karena melewati batas kecepatan, polisi yang menilangnya juga menambahkan pelanggaran kedua terkait dengan Google Glass yang dikenakannya saat itu.

Nama "Google Glass" jelas tertera dalam surat tilang yang kemudian diunggah Abadie ke jejaring sosial Google+. Petugas polisi yang menilangnya menganggap perangkat itu sebagai "monitor" yang menghalangi pandangan dan bisa mengganggu konsentrasi pengemudi.

ArsTechnica
Surat tilang terkait pelanggaran Google Glass yang diterima Cecilia Abadie

Hukum negara bagian California memang melarang pengendara mobil menatap layar monitor atau sejenisnya yang menayangkan konten bisnis atau hiburan. Si petugas yang bersangkutan rupanya cukup up-to-date dan menganggap Google Glass memenuhi kualifikasi sebagai "monitor".

Abadie merasa keberatan dan berniat mengajukan banding atas tuduhan pelanggaran terkait Google Glass yang diterimanya.

Hukum California memberi pengecualian soal monitor atau perlengkapan video di dalam kendaraan apabila perangkat yang bersangkutan menyajikan informasi "global positioning" atau "pemetaan". Seperti diketahui, Google Glass bisa dipakai sebagai alat navigasi dengan GPS.

Masalahnya adalah bagaimana membuktikan apa yang sedang terpampang lewat layar Google Glass Abadie ketika dia ditangkap. Dia mengatakan, perangkat tersebut saat itu sedang tidak dinyalakan.

Google Glass sendiri sejauh ini belum tersedia secara luas dan baru bisa dimiliki oleh segelintir orang yang tergabung dalam program Google Glass Explorer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.