Kompas.com - 16/06/2014, 13:06 WIB
ASI bisa keluar dengan lancar jika dirangsang oleh gerakan mulut bayi. shutterstockASI bisa keluar dengan lancar jika dirangsang oleh gerakan mulut bayi.
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com — Facebook memiliki aturan yang tegas tentang foto yang memuat ketelanjangan. Namun, aturan tersebut memiliki area abu-abu untuk foto ibu yang sedang menyusui bayinya. Kini, Facebook menyatakan bahwa foto seperti itu boleh ditampilkan di Facebook.

Foto ibu yang menyusui bayinya di tempat publik, termasuk jejaring sosial, mungkin bisa menarik banyak pendapat, tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Ada yang berpendapat bahwa foto seperti itu sebaiknya tidak ditampilkan.

Namun dikutip dari Engadget, Jumat (13/6/2014), Facebook memilih aturan yang longgar untuk urusan ini. Foto ibu menyusui boleh ditampilkan, bahkan saat menampilkan semua bagian dada, termasuk menampilkan salah satu payudara yang sedang tidak dipakai untuk menyusui.

Perubahan kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak dua minggu lalu. Sebelumnya, Facebook memperlakukan foto ibu yang menyusui sama dengan foto ketelanjangan lainnya, yaitu dengan melakukan sensor.

Juru bicara Facebook mengatakan, pihaknya tidak pernah melarang foto seperti itu. "Itu (menyusui) adalah hal yang indah, penting bagi seorang ibu untuk membagi pengalamannya dengan orang lain di Facebook," ujar juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan.

Saat ditanya mengenai foto ibu menyusui yang juga memuat ketelanjangan, Facebook mengatakan sulit untuk memberikan penilaian yang tepat terhadap masing-masing foto, apakah ada unsur ketelanjangan atau tidak.

"Jika ada miliaran foto dan konten yang dibagi di Facebook setiap hari, ada kalanya konten tersebut secara tidak sengaja terhapus," demikian diterangkan Facebook.

Aturan yang sama, diberitakan oleh Digital Trends pada Sabtu (14/6/2014), juga berlaku untuk jejaring sosial berbasis foto, Instagram, yang juga dimiliki oleh Facebook.

Sebelumnya, di situs Instagram tertulis kebijakan bahwa foto yang mengekspos bagian dada, tetapi tidak ada anak kecil yang sedang menyusu, termasuk melanggar community guidelines. Kebijakan tersebut kemudian diubah menjadi "sebagian besar dari foto-foto tersebut sesuai dengan kebijakan kami."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ENGADGET
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.