Pesawat Mendarat Darurat Gara-gara Bos PlayStation

Kompas.com - 25/08/2014, 10:22 WIB
American Airlines. cityhallblog.dallasnews.comAmerican Airlines.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Pesawat milik maskapai American Airlines yang ditumpangi oleh seorang pejabat eksekutif Sony mendarat darurat di bandara Phoenix, AS, Senin (25/8/2014) dini hari waktu setempat. Pesawat dengan nomor penerbangan 362 tersebut mendapatkan ancaman bom.

Pesawat yang mengangkut 179 penumpang dan enam awak kabin itu, pada Senin dini hari waktu setempat, sejatinya menerbangi rute Dallas - San Diego.

Ancaman tersebut tidak datang dari kelompok teroris. Ancaman justru datang dari kelompok peretas Lizard Squad, yang dalam akun Twitter-nya menulis bahwa ada bom dalam pesawat American Airlines yang sedang ditumpangi Presiden Sony Online Entertainment, John Smedley.

"@AmericanAir We have been receiving reports that @j_smedley's plane #362 from DFW to SAN has explosives on-board, please look into this," demikian bunyi tweet tersebut.

Ancaman bom tersebut diduga ditujukan khusus untuk bos Sony PlayStation yang berada di pesawat. Sehari sebelumnya kelompok peretas yang sama mengklaim telah melakukan serangan "DDoS" ke server Sony pada Minggu (24/8/2014).

Serangan DDoS tersebut, menurut Sony, menyebabkan trafik di jaringan PlayStation Network dan Sony Entertainment Network seolah-olah selalu sibuk.

Pesawat yang ditumpangi petinggi Sony tersebut American Airlines akhirnya mendarat dengan aman dua jam setelah ancaman diterbitkan. Penerbangannya dialihkan ke Phoenix karena ada masalah keamanan, dan saat ini pihak berwenang sedang menyelidikinya," ujar juru bicara American Airlines.

Smedley melalui akun Twitter pribadi-nya juga sempat menulis tweet bahwa pesawat yang ditumpanginya telah melakukan pendaratan darurat karena "alasan keamanan".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mashable

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.