Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/12/2014, 16:33 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga operator seluler besar Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat secara bargantian telah meluncurkan layanan 4G LTE masing-masing. Jaringan baru ini menawarkan akses internet berkecepatan tinggi.

Namun, Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan kecepatan transfer data jaringan 4G LTE saat ini masih berada di bawah jaringan 3G.

"Kecepatan maksimumnya cuma 35,5 Mbps karena cuma pakai band 5 MHz di 900 MHz... Speed-nya lebih pelan dari 3G, malu Bos," kata pria yang akrab disapa Alex ini saat dijumpai di sela acara soft launching Indosat Super 4G LTE di mal Grand Indonesia, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Alex mengatakan bahwa keterbatasan serupa juga dialami olah jaringan 4G LTE Telkomsel dan XL Axiata. Ketiga operator seluler ini masing-masing memang baru menggelar jaringan 4G LTE menggunakan band 5 MHz di frekuensi 900 MHz.

"Indosat sebenarnya punya 10 MHz di spektrum 900 MHz, tapi kami baru bisa buka 5 MHz karena masih banyak pelanggan 2G yang bergantung di frekuensi itu," keluh Alex. "Untuk sementara ini kami merasa kecepatan 4G LTE tidak akan bisa bertambah karena semua operator punya alokasi yang terbatas (di spektrum 900 MHz)."

Indosat sendiri setelah modernisasi jaringan mengklaim memiliki jaringan 3G dengan kecepatan 42 Mbps, atau di atas kecepatan 4G LTE di frekuensi 900 MHz sebesar 35,5 Mbps tadi.

Butuh 1.800 MHz

Menurut Alex, kecepatan jaringan 4G LTE di Indonesia baru akan bisa meningkat ketika nanti spektrum 1.800 MHz sudah bisa digunakan untuk teknologi tersebut.

Dia mencontohkan saat Indosat meluncurkan uji coba Super 4G LTE November lalu. Ketika itu Indosat berhasil mencapai kecepatan 185 Mbps dengan teknik carrier agregation di frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz.

Penggunaan frekuensi 1800 MHz untuk teknologi LTE sendiri hingga kini masih menunggu penataan ulang oleh pemerintah. Dalam kesempatan terpisah, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pihaknya mencanangkan frekuensi 1800 MHz bisa  ditetapkan sebagai teknologi netral pada kuartal pertama 2015.

Saat ini, Alex mengatakan bahwa BTS Indosat di seluruh Indonesia sebanyak 32.000 unit sebenarnya sudah mendukung jaringan 4G LTE, tapi pengaktifannya masih menunggu berbagai macam hal, seperti demand dari konsumen dan ketentuan pemerintah seperti di atas.

"Mudah-mudahan frekuensi 1.800 MHz akan cepat ditata-ulang. Saat itulah nanti Indonesia akan benar-benar memasuki era 4G LTE," kata Alex lagi.

Kendati kecepatannya masih di bawah 3G, Alex melanjutkan bahwa Indosat mendukung penuh program pemerintah untuk mempercepat penggelaran jaringan 4G LTE. Hal ini disebutnya perlu untuk mendorong perkembangan ekosistem 4G LTE di Indonesia.

"Dengan demikian, operator seluler bisa turut mendukung pemerintah. Kami sangat mendukung program LTE yang dicanangkan oleh pemerintah," pungkas Alex.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.