BlackBerry: Apple iMessage Harus seperti BBM

Kompas.com - 25/01/2015, 09:04 WIB
CEO BlackBerry John Chen menunjukkan smartphone BlackBerry Passport Mark Blinch/ ReutersCEO BlackBerry John Chen menunjukkan smartphone BlackBerry Passport
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
CEO BlackBerry John Chen menunjukkan smartphone BlackBerry Passport

KOMPAS.com - Kebanyakan aplikasi pesan instan bersifat multi-platform alias tersedia di lebih dari satu jenis sistem operasi mobile. Tetapi tidak demikian halnya dengan iMessage, aplikasi pengirim pesan yang hingga kini hanya ada secara eksklusif di platform iOS besutan Apple.

Keadaan itu dipandang mesti berubah oleh CEO BlackBerry John Chen.

"Tak seperti BlackBerry yang memungkinkan pengguna iPhone untuk mengunduh dan menggunakan layanan BBM, Apple tak mengizinkan pengguna BlackBerry atau Android untuk memakai iMessage," tulis Chen dalam sebuah posting blog yang dikutip Kompas Tekno dari Cnet, Jumat (23/1/2015).

Chen rupanya keberatan dengan sikap sejumlah pemain di industri teknologi yang masih membeda-bedakan akses terhadap konten atau aplikasi berdasarkan jenis platform.

Dia mengaitkan hal tersebut dengan isu net neutrality di AS, yang menyatakan bahwa penyedia layanan internet (ISP) tak boleh memprioritaskan trafik ke situs atau layanan tertentu.

Kalau dibiarkan, lanjut Chen, langkah "diskriminatif" seperti yang dilakukan Apple dengan iMessage bisa membikin ekosistem wireless broadband dua tingkat, di mana iPhone dan Android yang duduk di tingkat pertama bisa terus menikmati konten dan aplikasi yang lebih luas dibandingkan platform lain.

"Penyedia aplikasi atau konten seharusnya tidak dibolehkan melakukan diskriminasi berdasarkan sistem operasi mobile yang dipakai oleh pengguna," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

iMessage yang memungkinkan para pengguna gadget Apple saling berkirim pesan secara gratis merupakan salah satu daya tarik produk-produk besutan perusahaan tersebut, seperti iPhone, iPad, dan Mac. Oleh karena itu, kecil kemungkinan Apple bakal membuka akses iMessage untuk platform lain seperti yang dilakukan BlackBerry dengan BBM.

Layanan BBM sendiri pada awalnya hanya untuk handset bikinan BlackBerry. Baru pada Oktober 2013, BlackBerry meluncurkan aplikasi BBM di platform Android dan iPhone menyusul penjualan handset yang terus menurun karena kalah bersaing dengan dua pesaingnya tersebut.



Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.