Pemerintah Ingin Cetak Dua "GoJek" Baru pada 2016

Kompas.com - 11/03/2016, 16:55 WIB
Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara Fatimah Kartini Bohang/ KOMPAS.comMenteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara
|
EditorOik Yusuf

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain mencanangkan program "1.000 startup" hingga 2020, pemerintah juga punya target ambisius dalam waktu dekat.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, hingga akhir tahun 2016 ini, pemerintah menargetkan dua "unicorn".

"Paling tidak ada dua startup yang jadi unicorn seperti Go-Jek pada tahun ini," kata dia, Jumat (11/3/2016), di sela-sela diskusi bertajuk "Digital Dividend" di Pakarti Center, Jakarta.

Diketahui, istilah "unicorn" merujuk pada perusahaan rintisan digital yang tadinya kecil kemudian meraksasa.

Untuk menjadi "unicorn", tentu startup harus benar-benar menyediakan solusi dari masalah nyata kehidupan sehari-hari.

Selain mencetak dua "unicorn", pemerintah juga mematok, nilai bisnis digital tahun ini mencapai 25 miliar dollar AS atau setara Rp 324 triliun.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, pemerintah terus melakukan upaya untuk menumbuhkan ekosistem bisnis digital.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satunya dengan membangun infrastruktur jaringan internet yang mumpuni, baik lewat fixed broadband (Palapa Ring) maupun mobile broadband (jaringan 4G LTE).

"Kalau koneksinya sudah bagus dan merata, kesempatan akan terbuka lebar, dan manfaatnya bisa dirasakan semua masyarakat," kata dia.

Secara detail, kata Rudiantara, pemerintah menargetkan 500 startup untuk diinkubasi tiap tahun. Di antara 500 startup itu, setidaknya 200 startup harus bisa mendapatkan seed funding.

Nantinya 200 startup tersebut yang bakal dibimbing secara intensif dari pendanaan seri A, seri B, hingga bisa melakukan penawaran saham ke publik (IPO).

Sebelum ke tahap inkubasi, ada proses panjang yang harus dilewati. Pertama, setidaknya harus ada 8.000 peserta seminar startup setiap tahun.

Dari seminar itu diharapkan, ada 4.000 peserta workshop, lalu mengerucut menjadi 2.000 peserta hackathon, 1.000 peserta bootcamp, hingga mencapai 500 peserta inkubasi, 200 startup "jadi", dan dua unicorn untuk tahun ini saja.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.