Google Cloud Platform

Google Next 2016 Dibuka Empat Bos Sekaligus, Bisnis "Cloud" Jadi Andalan Baru

Kompas.com - 24/03/2016, 08:16 WIB
Penulis Amir Sodikin
|
EditorAmir Sodikin

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Salah satu helatan besar Google yaitu Google Cloud Platform NEXT 2016 dibuka oleh empat bos Google sekaligus. Perang bisnis cloud di perusahaan-perusahaan raksasa teknologi informasi akan semakin menantang.

Hadirnya pembicara dari empat bos perusahaan yang kini bernama Alphabet ini mengirim sinyal bahwa mereka tak main-main dengan layanan Google Cloud Platform yang akan mereka tekuni di masa depan.

Keempat bos itu adalah CEO Google Sundar Pichai, Senior Vice President Google Bidang Cloud Platform Diane Greene, Chairman Google Eric Schmidt, dan Senior Vice President Google Bidang Teknologi Infrastruktur Urs Holzle.

Acara dibuka pada Rabu (23/3/2016) siang waktu setempat atau Rabu tengah malam Waktu Indonesia Barat. Dari pantauan Kompas.com di arena konferensi, banyak penserta yang terkejut dengan hadirnya empat bos tersebut.

Keempat bos Google menekankan dan meyakinkan peserta konferensi yang dihadiri para mitra Google, pengembang web, dan jurnalis, bahwa mereka telah matang dalam menyiapkan Google Cloud Platform.

KOMPAS.COM/AMIR SODIKIN Sundar Pichai, CEO Google, saat memberikan pidato di Google NEXT 2016 di San Fransisco, California, Amerika Serikat, Rabu (23/3/2016).
Seperti diberitakan sebelumnya, di bidang layanan cloud server, Google memang bukan pemimpin pasar, bahkan berada di papan bawah. Market share untuk cloud server saat ini masih didominasi Amazon dan Microsoft.
 
Baca: Dianggap Papan Bawah, Google Cloud Platform Invasi Pusat Data di 70 Lokasi Global

“Kami berada di permulaan apa yang bisa dilakukan oleh sebuah teknologi cloud,” kata Sundar Pichai. Pernyataan Pichai menekankan bahwa selama bertahun-tahun Google menangani infrastrukturnya sendiri dan kini tahu mana yang terbaik yang bisa ditawarkan kepada pengguna.

KOMPAS.COM/AMIR SODIKIN Eric Schmidt, Chairman Google, saat menyampaikan pidato dalam Google NEXT 2016 di San Fransisco, California, Amerika Serikat, Rabu (23/3/2016).
Diane Greene pun memberikan pidato yang mengirim sinyal optimisme. “Ketika Anda memakai Google Cloud, maka Anda menikmati dedikasi dari ribuan enginer yang telah berpengalaman bertahun-tahun,” katanya.

Tak kalah meyakinkan, Eric Schmidt mencoba memberi perspektif inovasi masa depan. “Masa depan arsitektur kesuksesan adalah membuat sesuatu yang baru dari kerja gotong royong (crowdsourced) dan pembelajaran mesin (machine learning),”  kata Eric.

Pernyataan Schmidt merujuk pada penggunaan berbagai perangkat lunak berbasis open source. Google juga memberi penekanan bahwa perangkat lunak yang digunakan akan tetap open source.

Ia yakin, dengan pengalaman belasan tahun di bidang teknologi infrastruktur, produknya bisa dipercaya orang.

Baca juga: Google Agresif Bangun Platform Layanan "Cloud", Siap Menantang Amazon

KOMPAS.COM/AMIR SODIKIN Urs Hölzle, Senior Vice President Alphabet Bidang Teknologi Infrastruktur, saat menyampaikan pidato dalam Google NEXT 2016 di San Fransisco, California, Amerika Serikat, Rabu (23/3/2016).
 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.