Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertama Kali di Indonesia, Ponsel 4G Lampaui 3G

Kompas.com - 24/05/2016, 09:37 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Lembaga riset International Data Center (IDC) mengungkap data menarik seputar ponsel 4G di Indonesia. Untuk pertama kalinya, tepatnya di kuartal pertama 2016, ponsel 4G melampaui jumlah pengiriman ponsel 3G di Tanah Air.

Dikatakan oleh IDC Indonesia dalam keterangan resmi yang KompasTekno terima, Selasa (24/5/2016), di periode Januari hingga Maret 2016 lalu terdapat 6,5 juta unit ponsel yang masuk ke pasar Indonesia, meningkat 2,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, 52 persen di antaranya atau 3,3 juta unit ponsel yang diimpor ke Indonesia merupakan ponsel 4G.

Baca: Pemerintah Diminta Hapus Aturan 100 Persen Software Ponsel 4G

Ponsel-ponsel 4G tersebut didominasi oleh perangkat murah yang banderol harganya antara 100 hingga 150 dollar AS (Rp 1,3 hingga 2 juta), yang berasal dari vendor global dan China, seperti Samsung, Lenovo, dan Oppo.

Reza Haryo selaku Senior Market Analyst, Client Devices di IDC Indonesia mengatakan, pertumbuhan ponsel 4G di Indonesia akan tetap kuat dengan angka pertumbuhan dua digit dalam beberapa tahun ke depan.

Penetrasi ponsel 4G yang agresif ini turut mendongkrak harga jual rata-ratanya. Menurut catatan IDC Indonesia, rata-rata harga ponsel 4G di Indonesia pada kuartal pertama 2015 adalah 111 dollar AS (sekitar Rp 1,6 juta).

Kini, di kuartal yang sama tahun 2016, harga rata-rata ponsel 4G di Indonesia menjadi 141 dollar AS (sekitar Rp 2 juta).

Di Indonesia sendiri, pasar ponsel di kuartal pertama 2016 masih dikuasai oleh Samsung dengan angka pertumbuhan 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menyusul di belakangnya berturut-turut adalah Oppo (187 persen), Asus (24 persen), Advan (-12 persen), dan Evercoss (-15 persen).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber IDC
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.