Kompas.com - 16/09/2016, 20:10 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Bagi Anda yang menekuni dunia fotografi sejak lama, dan mengalami era kejayaan film, pasti sudah tidak asing dengan roll atau gulungan film yang dipasang di dalam kamera. Pernahkah berpikir bagaimana roll film itu ditemukan?

Roll film itu diciptakan dan dipatenkan oleh David Houston, seorang petani asal Wisconsin, AS. Nama ini mungkin jarang terdengar di dunia fotografi. Tapi tanpa pemikiran dan paten yang dimilikinya, fotografi tak akan sepopuler di masa sekarang.

David memiliki seorang kakak bernama Peter Houston. Keduanya sama-sama hidup sebagai petani. Peter tinggal di Wisconsin, sedangkan David pada suatu waktu memutuskan pindak ke wilayah Dakota dan membeli tanah seluas 480 acre atau sekitar 1,9 kilometer di dekat kota Hunter.

Pada 1881, Peter menciptakan sebuah kamera dengan mekanisme penggulung film, sedangkan David membuat alat penahan gulungan film untuk kamera tersebut. David yang memiliki naluri bisnis memutuskan untuk mematenkan kamera serta alat penggulung film tersebut.

Alat penggulung film buatan David memanfaatkan dua silinder yang berfungsi sebagai penggulung dan penahan. Prinsip kerjanya serupa dengan penggulung film yang ada di kamera analog masa kini.

Meski David mematenkan alat penggulung film, sebenarnya pada masa itu belum ditemukan kertas film fleksibel yang bisa digulung. Para fotografer pun masih mencetak foto menggunakan plat kaca berlapis larutan khusus.

Dipakai oleh Kodak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paten milik David ini kemudian dilisensikan dengan biaya tertentu pada William H. Walker dari Rochester, New York. Berikutnya, Walker malah menjual hak lisensi tersebut pada Eastman Company (cikal bakal Kodak).

Pada 1886, David merevisi paten penggulung film buatannya dan menjualnya pada George Eastman, pendiri Eastman Company. Tidak diketahui berapa biaya yang dikeluarkan Eastman demi memperoleh paten tersebut, namun diyakini besarannya sekitar 5.000 dollar AS.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Lomography dan Wikipedia, Kamis (15/9/2016), paten penggulung film itu pun dipasang pada kamera kotak (box camera) yang dibuat Kodak pada 1888.

Selanjutnya, pada 1889, nama Eastman Company diubah menjadi Eastman Kodak Company. Seiring perjalanannya, perusahaan terus membeli paten dari David. Di antaranya adalah paten kamera lipat (folding camera), kamera panorama, wadah film (magazine camera), serta flash berbasis magnesium.

Selanjutnya, pada 1900-an, Kodak merilis lini kamera Brownie. Ini merupakan kamera berbentuk kotak, yang dibanderol murah dan menjadi cikal bakal kamera konsumer. Popularitas kamera Brownie ini menjadikannya salah satu yang paling penting dalam sejarah fotografi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.