Yahoo Diretas, Verizon Minta Diskon Rp 12 Triliun

Kompas.com - 14/03/2017, 18:00 WIB
Yahoo Logo Yahoo

KOMPAS.com - Pertengahan tahun lalu, Verizon mengumumkan rencana pembelian unit bisnis internet Yahoo senilai 4,83 miliar dollar AS.

Akuisisi tersebut sempat tertunda menyusul pemberitahuan bahwa Yahoo mengalami dua peretasan besar dalam beberapa tahun terakhir. Peretasan tersebut berakibat pada bocornya data pengguna.

Dokumen Yahoo yang diajukan ke otoritas AS menunjukkan bahwa Verizon sempat meminta diskon besar atas kejadian tidak mengenakkan itu.

Disebutkan bahwa, pada awal Februari lalu, CEO Verizon Lowell McAdam berujar pada direktur Yahoo Tom McInerney bahwa nilai akuisisi Yahoo mestinya diturunkan sebesar 925 juta dollar AS atau lebih dari Rp 12 triliun dari harga awal yang disepakati.

Menurut keterangan yang dihimpun KompasTekno dari Reuters, Selasa (14/3/2017), McInerey kemudian menjawab bahwa dewan direksi Yahoo tak mau memberikan diskon sebesar yang diminta Verizon.  

Usai negosiasi, akhirnya disepakati bahwa nilai akuisisi Yahoo akan diturunkan sebesar 350 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Seorang juru bicara Verizon menolak berkomentar tentang alasan pihaknya setuju dengan diskon yang lebih kecil dibandingkan permintaan sebelumnya.

Dokumen Yahoo yang sama juga menyatakan bahwa CEO Marissa Mayer akan undur diri setelah akuisisi oleh Verizon rampung. Dia akan menerima paket kompensasi sebesar 23 juta dollar AS dari perusahaan.

Baca: Akun Pengguna Yahoo Bisa Diretas Tanpa Butuh Password

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
SumberReuters
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X