Aplikasi Buatan Snowden Ubah Ponsel Android Jadi "Mata-mata"

Kompas.com - 28/12/2017, 16:14 WIB
Edward Snowden. Getty/MirrorEdward Snowden.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Mantan pegawai Badan Keamanan Nasional Amerika (NSA) yang kini jadi buronan AS, Edward Snowden, membuat aplikasi baru bertajuk “Haven”. Aplikasi tersebut memungkinkan smartphone Android menjadi “mata-mata” untuk melawan pembajakan.

Pengoperasiannya seperti sistem pengawasan alias surveillance system, menggunakan kamera smartphone, perekam audio, dan sensor akselerometer, untuk mendeteksi pergerakan mencurigakan dari oknum-oknum jahil.

Contoh kasusnya, Anda meletakkan smartphone Android dan mengaktifkan Haven. Anda lantas menempatkan smartphone Android itu di samping laptop yang isinya adalah data penting.

Jika orang lain mendekati laptop tersebut dan hendak meretasnya, Haven akan otomatis mendeteksi gerakan, menjepret, dan merekam audionya. Bukti-bukti tersebut akan dikirim via SMS, aplikasi pesan singkat “Signal”, atau situs berbasis Tor.

Edward Snowden tak sendirian mengembangkan Haven. Ia bekerja sama dengan komunitas yang sama-sama peduli dengan keamanan privasi, yakni The Guardian Project dan Freedom of The Press.

Bersama-sama, mereka ingin agar smartphone Android bisa jadi perpanjangan mata dan telinga masyarakat untuk menjaga barang-barang berharga, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (28/12/2017), dari Techcrunch.

Haven memang secara khusus lebih mengarah ke pencegahan pembajakan yang dilakukan secara langsung. Edward Snowden dkk menyadari bahwa perangkat teknologi dengan sistem enkripsi kuat akan tetap lemah jika peretasan dilakukan secara fisik, di mana peretas langsung membuka laptop korban dan melakukan hal-hal sesuka dia atau diistilahkan “evil maid”.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bisa untuk mengawasi rumah dan kantor

Seorang anggota Freedom of the Press yang membantu menguji Haven, Micah Lee, mengakui aplikasi tersebut masih memiliki jauh dari sempurna. Beberapa tantangannya menyangkut akses internet yang konstan untuk notifikasi, menjaga baterai agar tak boros, serta mereduksi false alarm.

Namun, Haven menawarkan sesuatu yang baru untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat. Selain pembajakan, sebenarnya Haven secara umum juga bisa untuk banyak hal.

“Haven bisa pula digunakan untuk sistem keamanan di rumah atau kantor. Haven bisa mengirimkan ada barang-barang bukti jika ada orang tak dikenal yang menguntit masuk ke rumah atau kantor,” Micah Lee menjelaskan.

“Selain itu, pada NGO bisa memonitor kehidupan di area rural, membidik bukti-bukti pelanggaran hak asasi seperti penindasan dan kekerasan secara diam-diam,” ia menambahkan.

Haven adalah aplikasi open source dan bisa diunduh lewat Google Play Store atau langsung melalui tautan ini.

Baca juga : Snowden: Jangan Pakai Facebook, Google, dan Dropbox

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.