Kompas.com - 26/03/2018, 11:20 WIB
CEO sekaligus Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, Rabu (13/12/2017), usai grand final IWIC-11 di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comCEO sekaligus Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, Rabu (13/12/2017), usai grand final IWIC-11 di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta.

KOMPAS.com - Beredar kabar, Presiden Direktur sekaligus CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi bakal mengundurkan diri. Informasi ini kencang berhembus di internal perusahaan telekomunikasi bernuansa kuning, sejak pekan lalu.

Ada beberapa dalih yang disebut-sebut, salah satunya ketidakcocokan antara Joy Wahjudi dengan mayoritas shareholder Indosat Ooredoo. Selain itu, Joy Wahjudi juga dikatakan tertekan gara-gara isu dugaan penggunaan robot registrasi kartu SIM prabayar.

Menurut sumber dalam yang enggan jika identitasnya diungkap, Joy Wahjudi juga mendapat tawaran di operator telekomunikasi berplat merah.

“(Menurut obrolan internal) Pak Joy berencana akan hengkang dari Indosat karena dapat tawaran posisi di Telkomsel,” kata sumber tersebut kepada KompasTekno, Senin (26/3/2018).

Dibantah

Berbagai rumor di atas dibantah oleh Head of Corporate Communications Group Indosat Ooredoo, Deva Rachman. Menurut Deva, pergantian direksi tak mungkin dilakukan dalam waktu dekat, karena harus melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Baca juga: Indosat Janji Kembalikan Pulsa Terpotong Layanan Prime

“Hal itu sama sekali tidak benar, karena pergantian direksi juga harus melalui RUPS,” ujar Deva.

Adapun menurut sumber dalam, RUPS Indosat Ooredoo dijadwalkan pada Mei 2018 mendatang. Menurut sumber tadi, Joy Wahjudi kemungkinan besar akan melepas jabatan setelah RUPS itu.

“Kemungkinan besar Pak Joy memang akan hengkang, tapi tentunya setelah RUPS selesai,” ia menjelaskan.

Joy Wahjudi baru menjabat sebagai CEO Indosat Ooredoo sekitar enam bulan, setelah CEO sebelumnya, Alexander Rusli resmi angkat kaki pada September 2017 lalu.

Rumor soal mundurnya Joy Wahjudi sebagai CEO Indosat, mirip dengan rumor soal pengunduran diri Alexander Rusli. Saat itu, rumor pengunduran diri Alexander Rusli ramai beredar di internal perusahaan, namun kemudian dibantah oleh Indosat, sebelum akhirnya resmi diumumkan setelah RUPSLB pada November 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.