HTC Siapkan Ponsel 5G dengan Snapdragon 855? - Kompas.com

HTC Siapkan Ponsel 5G dengan Snapdragon 855?

Kompas.com - 13/09/2018, 15:03 WIB
HTC U11Android Central HTC U11

KOMPAS.com - HTC agaknya bakal menambah panjang daftar pabrikan smartphone yang bersiap merilis produk ponsel dengan dukungan konektivitas 5G.

Vendor asal China ini kabarnya sedang menyiapkan smartphone flagship dengan chipset kelas atas generasi berikutnya dari Qualcomm, Snapdragon 855.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa HTC sedang melakukan sampling terhadap Snapragon 855. Chip tersebut disinyalir menggunakan proses fabrikasi 7 nm sehingga bakal lebih kecang dan lebih irit daya dibandingkan Snapdragon 845 sebelumnya.

Kemampuan 5G di sang calon flagship mendatang dari HTC tersebut diperoleh lewat tambahan chip modem X50 yang juga besutan Qualcomm, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechSpot, Kamis (13/9/2018).

Chip yang hanya bisa terkoneksi ke jaringan 5G ini dipadukan dengan modem X24 yang terintegrasi di chip Snapdragon 855 agar bisa tersambung ke teknologi seluler generasi sebelumnya (4G, 3G, dan 2G).

Snapdragon 855 sendiiri sebenarnya belum resmi diumumkan oleh Qualcomm. Chip ini kabarnya baru akan meluncur pada Desember mendatang.

Sementara, jaringan 5G juga masih digodok oleh para pelaku telekomunikasi di seluruh dunia. Baru segelintir negara yang menyatakan siap roll-out 5G pada 2019 mendatang, seperti Amerika Serikat yang operator selulernya bakal mulai menggelar 5G menjelang akhir 2018.

Apabila rumor di atas benar, maka HTC agaknya masih belum menyerah di industri ponsel meskipun tengah babak belur dihantam kesulitan finansial.

Juni lalu, misalnya, pabrikan asal Taiwan itu melaporkan penurunan penjualan sebesar 68 persen hingga hanya mencatat penjualan sebesar 72 juta dollar AS. Penurunan tersebut adalah yang terbesar sepanjang dua tahun terakhir.

Sekitar waktu yang sama, HTC pun merumahkan karyawan sebanyak 1.500 orang dari fasilitas-fasilitas manufakturnya. Tahun ini volume produksi ponsel HTC diperkirakan kurang dari 2 juta unit.



Close Ads X