Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Qualcomm Dituding Curangi Benchmark Snapdragon X

Kompas.com - 29/04/2024, 15:31 WIB
Ristiafif Naufal,
Oik Yusuf

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pabrikan chip Qualcomm dituding telah mencurangi skor benchmark chip ARM buatannya, Snapdragon X Elite dan Plus, sehingga menjadi lebih tinggi dibanding yang sebenarnya. Tudingan itu dilontarkan oleh situs berita teknologi Semiaccurate.

Menurut Semiaccurate, ada ada ketidaksesuaian antara skor benchmark yang telah ditampilkan sebelumnya oleh Qualcomm dengan sampel produk berbasis Snapdragon X Elite/ Plus yang konon telah dicoba oleh beberapa rekanan pabrikan hardware (OEM).

Kabarnya, saat diuji oleh para rekanan itu, skor Snapdragon X Elte lebih rendah dari klaim Qualcomm, bahkan tidak mencapai setengahnya. Berdasarkan keterangan dari engineer Qualcomm yang tidak disebutkan namanya, Semiaccurate mengatakanada beberapa penyebab di balik skor yang rendah.

Pertama adalah sistem operasi Windows untuk ARM yang masih jauh dari optimal. Kemudian, ada masalah pendinginan alias cooling yang menghambat kinerja chip. 

Baca juga: Qualcomm Perkenalkan Chip Snapdragon X untuk Komputer Windows

Namun, seiring waktu dan sejumlah peningkatan yang diterapkan, para rekanan ternyata masih tidak bisa mereplikasi skor benchmark Snapdragon X Elite dari Qualcomm. Nilai dari hasil pengujian mereka sendiri sudah bisa melewati 50 persen angka yang diklaim Qualcomm, tapi masih terpaut jauh di bawah.

Dengan kata lain, menurut Semiaccurate, Qualcomm telah berbuat curang dengan cara mempublikasikan skor benchmark kelewat tinggi untuk seri SoC Snapdragon X buatannya, yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Mengutip sumber lain dari Qualcomm, Semiaccurate mengatakan bahwa hasil benchmark Snapdragon X yang dipublikasikan memang dicurangi dan pihak perusahaan juga mengetahuinya. Namun, bagaimana persisnya metode di balik kecurangan tersebut tidak dijelaskan. 

Qualcomm telah memberikan tanggapan atas tudingan itu kepada Tom's Hardware, sebagaimana dihimpun oleh KompasTekno, Senin (29/4/2024).

"Kami bersikukuh dengan klaim performa tersebut serta tak sabar menunggu perangkat-perangkat  Snapdragon X Elite dan X Plus sampai ke tangan konsumen," ujar seorang perwakilan Qualcomm.

Serba misterius

Menurut Semiaccurate, Qualcomm terkesan misterius dan serba tertutup soal Snapdragon X. Ketika pertama kali memperkenalkan keluarga chip itu pada Oktober lalu di Hawaii, misalnya, Qualcomm disebut menghindari pertanyaan-pertanyaan teknis menyangkut Snapdragon X.

Spesifikasi Snapdragon X pun tidak dijelaskan secara gamblang. Begitu pula dengan metode pengujian yang hasilnya menunjukkan bahwa kinerja chip Qualcomm memyaingi Intel dan Apple, tapi sulit untuk diverifikasi karena kurangnya informasi.

Para undangan yang hadir ketika itu, berdasarkan penuturan Semiaccurate, tidak diperkenankan mengotak-atik perangkat untuk demonstrasi Snapdragon X, baik untuk menguji ataupun sekadar mengecek settings.

Qualcomm disebut menjanjikan sesi tanya jawab pertanyaan teknis dan briefing mendalam soal chip terkait sebelum peluncurannya, tapi itu pun konon tak diwujudkan atau kurang menjelaskan dengan detil.

Baca juga: Qualcomm Klaim Snapdragon X Elite Lebih Kencang dari Intel Core Ultra

Dalam ajang MWC 2024 Februari lalu, Qualcomm kembali mempublikasikan skor benchmark Snapdragon X Elite yang melewati para pesaingnya dari Apple, Intel, dan AMD, tapi tak menyertakan data yang memadai untuk verifikasi klaim tersebut. 

Tudingan Semiaccurate bisa menimbulkan kekecewaan, terutama karena Snapdragon X Elite/ Plus digadang-gadang menjadi andalan kubu laptop Windows dalam menyaingi chip seri M Apple yang digunakan di laptop MacBook. 

Namun, tentu saja, tuduhan tersebut -juga klaim benchmark dari Qualcomm- masih perlu dibuktikan saat perangkat-perangkat Snapdragon X sudah dirilis nanti. 

Microsoft diperkirakan akan mengumumkan sistem operasi Windows versi ARM untuk laptop Snapdragon X pada konferensi developer Build, 20 Mei mendatang. Sementara, produk-produk laptop berbasis Snapdragon X dijadwalkan mulai hadir di pasaran pada bulan berikutnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berapa Kuota Internet yang Ideal untuk Sebulan? Cek Hitung-hitungannya

Berapa Kuota Internet yang Ideal untuk Sebulan? Cek Hitung-hitungannya

Internet
7 Smartphone HMD Pertama Tanpa Merek Nokia, Ada HMD Pulse, HMD Vibe, dll

7 Smartphone HMD Pertama Tanpa Merek Nokia, Ada HMD Pulse, HMD Vibe, dll

Gadget
'Belah Duren' hingga Pecah Walnut, Ini Rahasia Kekuatan Layar Oppo A60

"Belah Duren" hingga Pecah Walnut, Ini Rahasia Kekuatan Layar Oppo A60

Gadget
Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Software
2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

Software
Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin 'Aesthetic'

Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin "Aesthetic"

Gadget
Oppo Gelar 'Nobar' Final Liga Champions di Jakarta

Oppo Gelar "Nobar" Final Liga Champions di Jakarta

Internet
Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera 'Upgrade'

Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera "Upgrade"

Software
Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Gadget
6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final 'PUBG Mobile' PMSL SEA Summer 2024

6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final "PUBG Mobile" PMSL SEA Summer 2024

Game
Ini Dia Juara 'Free Fire' FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Ini Dia Juara "Free Fire" FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Game
Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

e-Business
Sejarah QR Code, Kode 'Kotak-kotak' yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Sejarah QR Code, Kode "Kotak-kotak" yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Internet
Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Internet
HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com