Kompas.com - 03/12/2018, 08:12 WIB
Ilustrasi ilustrasiIlustrasi

Proses hukum Apple versus Qualcomm agaknya bakal terus bergulir tanpa peduli dengan pernyataan Mollenkopf yang seakan ingin berdamai di luar ruang sidang.

Boleh jadi jalan sengketa masih panjang, seperti konflik paten Apple versus Samsung dulu yang berlangsung selama tujuh tahun.

Iming-iming 5G

Selain menyatakan "ingin damai", Mollenkopf turut mengatakan pihaknya siap bekerjasama dengan Apple untuk menerapkan teknologi 5G yang bakal mulai bergulir tahun depan.

Baca juga: Di Balik Kecepatan Internet iPhone yang Lebih Pelan dari Android

Mungkin Qualcomm takut kehilangan Apple selaku salah satu pelanggan terbesar, selagi merasa di atas angin karena termasuk salah satu pihak yang getol mengembangkan 5G.

Gara-gara konflik dengan Qualcomm, Apple memang telah mulai beralih ke Intel dengan memakai produk chip modem bikinan rival Qualcomm itu di sebagian iPhone bikinannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apple masih menggunakan chip Qualcomm untuk iPhone 6S dan model yang lebih lawas. Namun, mulai iPhone 7, 7 Plus, dan yang lebih baru, sebagian sudah dialihkan memakai chip Intel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber 9to5mac
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.