Google Siapkan Pesaing iMessage, Meluncur Bulan Ini

Kompas.com - 21/06/2019, 06:50 WIB
Aplikasi-aplikasi Google, termasuk Chrome, Gmail, Maps, Drive, dan YouTube. IstAplikasi-aplikasi Google, termasuk Chrome, Gmail, Maps, Drive, dan YouTube.

KOMPAS.com - Google bersiap meluncurkan layanan pesan singkat pesaing iMessage bernama "Rich Communication Service (RCS) Chat". Gaung RCS Chat sebenarnya sudah terdengar sejak beberapa tahun terakhir, tetapi pengembangannya sempat mandek lantaran tarik-ulur antara vendor dan operator selular.

RCS Chat sendiri dijanjikan mulai hadir di Android pada akhir bulan ini, pertama-tama untuk pengguna di Inggris dan Perancis. RCS Chat juga akan disebar di negara lain dalam waktu yang belum ditentukan.

Layanan ini kurang lebih mirip dengan iMessage yang digunakan sebagai aplikasi perpesanan di ekosistem iOS. RCS Chat akan menjadi revolusi baru dari layanan SMS di Android, yang tidak sekadar bisa mengirim teks, tapi juga mengirim file multimedia lain dengan ukuran yang lebih besar secara gratis.

RCS Chat rencananya akan tersedia secara default di semua perangkat Android yang memiliki RCS Universal Profile, tanpa bergantung pada Google atau operator penyedia layanan.

Baca juga: Google Hapus Aplikasi yang Bisa Intip Telepon dan SMS

Bedanya dengan iMessage dan Aplikasi Pesan Instan

Meski mirip dengan iMessage, RCS Chat memiliki beberapa perbedaan, termasuk dengan layanan pesan instan lain. Pertama, pesan di RCS Chat tidak sepenuhnya terenkripsi.

Pesan hanya akan terenkripsi saat transit dari pengguna ke operator atau Google. Selebihnya, pesan akan terbuka, sehingga operator bisa saja mengintip isi pesannya. Mereka pun bisa saja memberikan isi pesan ke pemerintah jika diminta.

Namun, Google mengatakan akan menghapus pesan-pesan tersebut dari server mereka sesegera mungkin setelah pesan diterima. Google tidak menampik bahwa privasi menjadi kebutuhan saat ini, khususnya di layanan perpesanan.

"Kami sepenuhnya yakin, bahwa komunikasi, khususnya pesan instan, adalah personal dan pengguna memiliki hak atas komunikasi pribadi mereka. Kami berkomitmen untuk menemukan solusinya untuk pengguna," jelas Product Management Director Android Messages, Sanaz Ahari, dirangkum KompasTekno dari The Verge, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Cara Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Perlu Menyimpan Nomor Kontak

Perbedaan lainnya adalah, RCS tidak memiliki database tunggal untuk menentukan perangkat Android mana saja yang mendukung RCS Chat. Di iMessage, database ini ada di Apple Identity Service, sementara aplikasi pesan instan lain pun memiliki database-nya sendiri.

RCS tidak memiliki hal tersebut lantaran menggunakan "federated model" yang menggabungkan berbagai macam operator untuk mengelola server yang akan mengirimkan pesan ke pengguna.

Drew Rowny, Product Lead Messages Android menjelaskan, karena tidak ada pusat database, maka mereka menggunakan model "point-driven". Ibaratnya, mereka mengirimkan notifikasi secara diam-diam untuk menanyakan apakah perangkat pengguna mendukung RCS Chat atau tidak. Jika iya, maka pengguna bisa berkirim pesan.

Karena cara inilah, RCS Chat masih membutuhkan nomor ponsel sebagai alamat. Cara ini juga membuat pengguna hanya bisa mengakses RCS Chat di dalam satu perangkat saja. Model point-driven ini dipilih Google karena mereka bisa menggulirkan layanan tanpa harus meminta persetujuan operator.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Verge
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X