Telkomsel Operasikan 14.990 BTS di Wilayah 3T dan Perbatasan

Kompas.com - 11/11/2019, 15:05 WIB
Ilustrasi BTS 4G Telkomsel di salah satu titik di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi BTS 4G Telkomsel di salah satu titik di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Hingga kuartal ketiga (Q3) 2019 ini, operator seluler Telkomsel mengoperasikan sebanyak 14.990 unit base transceiver station ( BTS).

Seluruh BTS itu berlokasi di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) serta di wilayah perbatasan negara Indonesia.

Menurut Direktur Network Telkomsel, Iskriono Windiarjanto, pembangunan tersebut dilakukan untuk menjangkau pelanggan di luar Pulau Jawa dan kota besar saja.

Seluruh 14.990 BTS yang dioperasikan terdiri dari BTS Reguler, BTS Merah Putih, serta BTS USO yang dibangun bekerja sama dengan Badan Aksesilbilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Pendapatan Telkomsel Rp 68,3 Triliun, Naik Berkat Layanan Data

"Kami hadir dengan layanan dan infrastruktur jaringan berteknologi terdepan tak sebatas di kota-kota besar saja dan berpusat di pulau Jawa saja, namun juga menjangkau hingga pelosok bahkan wilayah perbatasan RI," ungkap Iskriono.

Dari 14.990 BTS tersebut, Telkomsel mengatakan sebanyak 5.300 BTS di antaranya berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara lain yakni Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Filipina, hingga Papua Nugini.

Sementara 7.800 BTS lainnya berada di wilayah 3T untuk membantu masyarakat mengakses layanan data di masing-masing wilayah. Dengan demikian, Telkomsel mengklaim bahwa operator seluler pelat merah ini telah menjangkau lebih dari 97 persen wilayah di Tanah Air.

"Hingga kuartal-III 2019 ini, Telkomsel telah menggelar infrastruktur jaringan lebih dari 209.000 unit BTS di seluruh wilayah Indonesia atau meningkat lebih dari 14,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," kata Iskriono.

Ia juga mengatakan, saat ini ada sebanyak 892 BTS yang dibangun dari dana USO (Universal Service Obligation), bekerja sama dengan Kementerian Kominfo. Seluruh BTS itu berada di sekitar 841 desa dan 51 BTS di antaranya telah diimplementasikan dengan BTS 4G.

Baca juga: Dirut Baru Telkomsel Pertimbangkan Buka Blokir Netflix

Secara keseluruhan, berdarasrkan keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Senin (11/11/2019), Telkomsel mengklaim telah mengoperasikan lebih dari 77.500 BTS 4G dan akan menambah sekitar 22.000 BTS baru hingga akhir tahun 2019 ini.

Selain itu, Telkomsel juga telah menggunakan frekuensi 900 Mhz untuk jaringan 4G agar jangkauannya lebih luas.

"Kami juga telah membangun lebih dari 159.605 BTS 3G4G di seluruh wilayah Indonesia sehingga di tahun ini kami targetkan dapat menjangkau 95% populasi di Tanah Air khususnya dengan jaringan 4G," pungkas Iskriono.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X