Mendikbud Nadiem Makarim Mengaku Penggemar Netflix

Kompas.com - 10/01/2020, 08:41 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim memberikan sambutan dalam konferensi pers kerja sama antara Netflix dan Kemendikbud di gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (9/1/2020). KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma PMenteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim memberikan sambutan dalam konferensi pers kerja sama antara Netflix dan Kemendikbud di gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengaku dirinya adalah salah satu penggemar Netflix.

Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan di acara peresmian kerja sama antara Netflix dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud), di kantor Kemendikbud di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

"Saya nge-fans banget sama Netflix juga. Semakin lama semakin banyak film Indonesia yang tampil di Netflix," aku Nadiem yang kini akrab disapa "Mas Menteri".

Namun, Nadiem tidak menyebut film atau serial favorit Netflix yang ia sukai. Nadiem pun melanjutkan pemaparannya tentang kolaborasinya dengan Netflix yang bernilai 1 juta dollar AS (sekitar Rp 14 miliar).

Baca juga: Netflix Investasi Rp 14 Miliar untuk Pengembangan Sineas Indonesia

Kerja sama ini akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia di industri perfilman, khususnya para penulis naskah. Ada serangkaian program yang akan dilakukan, setidaknya dalam setahun ke depan.

"Ini adalah inisiatif pertama, kami senang sekali mengumumkan bahwa Netflix akan mengadakan pelatihan kepada 10 scriptwriter Indonesia yang akan dikirim ke Hollywood," jelas Nadiem.

Di Hollywood, mereka akan bertemu dengan pimpinan konten Netflix dan bertukar pikiran dengan pembuat konten dari berbagai negara tentang bagaimana cara membuat konten lokal yang original dan menarik untuk penonton global.

Selain itu, akan ada pula workshop penulisan kreatif di Jakarta untuk 100 penulis, sebagai rangkaian dari inisiasi ini.

"Kami akan mengadakan pelatihan lokal di Jakarta selama 12 bulan ke depan, mencakup penulisan skenario dan pengembangan cerita, serta ketrampilan produksi," kata Kuek Yu-Chuang, Managing Director, Netflix Asia Pasific.

Baca juga: Diminta Menkominfo Perbanyak Film Lokal, Ini Kata Netflix

Selanjutnya, semua peserta yang telah mengikuti pelatihan, akan diminta untuk membuat cerita abstrak dan akan dinilai oleh dewan juri. Cerita terpilih akan memenangkan hadiah sebesar 600.000 dollar AS )sekitar Rp 8,3 miliar) untuk biaya produksi dan pengembangan cerita.

"Kami berharap tema-tema tersebut akan menggambarkan ciri khas Indonesia yang disukai penonton global," lanjut Kuek.

Nadiem mengatakan, program ini baru awal kerja sama pemerintah dengan Netflix. Ia berharap akan lebih banyak sineas lokal yang bisa melaju ke dunia perfilman internasional.

"Kami sangat semangat dan menunggu-nunggu dampak positif dari kemitraan ini dalam mengembangkan sektor perfilman Indonesia, sehingga budaya kita bisa tampil di pangung dunia," kata Nadiem.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X