Kompas.com - 22/04/2022, 07:01 WIB

KOMPAS.com - Ponsel refurbish resmi atau rekondisi dari vendor semakin diminati konsumen. Sebab, ponsel ini menawarkan benefit yang besar namun dengan harga yang lebih terjangkau.

Kekurangan ponsel juga terbilang minim karena sudah diperbaiki oleh vendor smartphone, sebelum dijual lagi ke konsumen.

Beberapa di antara vendor smartphone yang menjual ponsel rekondisi yaitu Apple dan Samsung. Laporan terbaru dari perusahaan riset Counterpoint Research menunjukkan bahwa Apple menjadi vendor yang memimpin pasar ponsel rekondisi tahun 2021.

Baca juga: Cara Membedakan iPhone Palsu, Refurbished, dan Rekondisi

Pada tahun yang sama, pasar smartphone rekondisi dalam lingkup global dilaporkan mengalami pertumbuhan lebih besar dibanding smartphone baru tahun 2021. Peningkatannya mencapai 15 persen (dari tahun ke tahun/YoY) dibanding tahun 2020.

Persentase tersebut jauh lebih besar dibanding pasar smartphone baru. Sebab, pasar smartphone baru pada 2021 hanya tumbuh sebesar 4,5 persen (YoY).

Menurut Counterpoint Research, petumbuhan pasar smartphone baru yang menurun adalah karena harga smartphone baru yang mahal, sehingga konsumen lebih memilih perangkat rekondisi yang harganya lebih terjangkau.

Faktor lain pendorong naiknya pasar smartphone rekondisi yaitu adanya opsi tukar tambah (trade-in). Riset Counterpoint menunjukkan tren tukar tambah naik lebih dari 10 persen pada tahun 2021 secraa global.

Baca juga: Samsung Mulai Jual Galaxy S21 Versi Rekondisi, Ini Harganya

Pasar smartphone rekondisi terbesar 2021

Pasar smartphone rekondisi pada tahun 2021 ditopang oleh pertumbuhan dari berbagai pasar. Dibandingkan tahun 2020, kontribusi terbesar pasar smartphone rekondisi tahun 2021 berasal dari pasar Amerika Latin dan India.

Di Amerika Latin, pasar smartphone rekondisi tumbuh sebesar 29 persen, sedangkan di India tumbuh sebesar 25 persen.

Pasar lainnya yang turut berkontibusi pada pertumbuhan pasar ponsel rekondisi yaitu Amerika Serikat yang naik 15 persen, Asia Tenggara 12 persen, China dan Eropa 10 persen, serta Afrika dengan pertumbuhan 4 persen.

Baca juga: Samsung Mulai Jual Galaxy S21 Versi Rekondisi, Ini Harganya

Diprediksi terus tumbuh

Dirangkum KompasTekno dari Gizmochina, Jumat (22/4/2022), Counterpoint menaksir pasar smartphone rekondisi akan terus tumbuh. Sebab, terdapat beberapa wilayah yang belum dijamah oleh vendor smartphone untuk menjual smartphone rekondisi.

Selain itu, Counterpoint juga mengatakan bahwa harga jual rata-rata smartphone rekondisi naik. Hal ini dikarenakan jaringan 5G yang belum merata, sehingga konsumen lebih memilih smartphone 4G meskipun dijual sebagai rekondisi.

Kondisi ini juga terjadi di Indonesia mengingat jaringan 5G baru tersedia di beberapa wilayah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gizmochina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.