Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal Pertimbangan Orangtua Sebelum Memberikan "Smartphone" kepada Anak

Kompas.com - 25/04/2024, 16:15 WIB
Soffya Ranti

Penulis

KOMPAS.com - Penggunaan ponsel pada anak memang tak asing lagi ditemui di lingkungan sekitar kita. Fenomena ini telah menjadi bagian dari perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat modern.

Banyak orangtua yang memberikan ponsel kepada anak-anak mereka sebagai sarana komunikasi, hiburan, atau bahkan pendidikan.

Penggunaan ponsel oleh anak-anak ini juga menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Beberapa orangtua mendukung penggunaan ponsel sebagai alat pendidikan yang dapat membantu anak dalam belajar.

Namun, tak jarang sebagian pengguna menganggap penggunaan ponsel yang berlebihan bisa mengganggu fokus dan konsentrasi anak dalam belajar. Anak mungkin lebih tertarik bermain game atau berselancar di media sosial daripada mengerjakan tugas sekolah.

Maka dari itu, bagi Anda yang sedang mempertimbangkan memberikan smartphone untuk anak, berikut ini KompasTekno merangkum hal-hal yang harus diperhatikan orangtua sebelum memberikan smartphone kepada mereka.

Baca juga: Samsung Galaxy Tab A9 Kids Edition Meluncur, Tablet Murah untuk Anak-anak

Cari tahu mengapa anak menginginkan smartphone

Dilansir dari laman Parents, menyarankan agar orangtua pertama-tama memahami alasan di balik keinginan anak memiliki smartphone.

Anak bisa jadi menginginkan ponsel sebagai simbol status atau untuk menggunakan aplikasi tertentu yang populer di kalangan teman-temannya. Maka dari itu, penting untuk mengevaluasi aplikasi tersebut sebelum memberikan ponsel kepada anak.

Ini juga berguna bagi orangtua untuk memastikan bahwa aplikasi itu sesuai dan aman untuk digunakan.

Menerapkan parental control

Apabila Anda telah memutuskan membelikan smartphone untuk anak, semaksimal mungkin menerapkan parental control.

Parental control (kontrol orangtua) adalah fitur atau perangkat lunak yang memungkinkan orangtua mengatur batasan pada penggunaan gadget, serta akses internet anak-anak mereka.

Fitur ini dapat digunakan untuk membatasi konten yang tidak pantas berdasarkan usia. Mulai dari mengontrol durasi penggunaan perangkat, serta memantau atau membatasi penggunaan aplikasi dan situs web tertentu.

Saat ini setiap smartphone dan aplikasi umumnya telah dilengkapi dengan fitur parental control dengan berbagai mode. Salah satunya membatasi waktu bermain aplikasi

Beri pemahaman mengenai etika digital

Penggunaan ponsel yang terhubung dengan akses internet menjadi dua mata pisau, bisa baik dan buruk. Maka dari itu, sedini mungkin orangtua harus memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai keamanan online dan etika digital.

Ajarkan anak-anak pengetahuan mengenai bahaya penipuan, phising, cyberbullying, serta bagaimana mengenali dan menghindari risiko tersebut. Berikan arahan untuk memahami pentingnya tidak membagikan informasi pribadi ke pengguna asing yang ditemui di dunia maya.

Buat pedoman aturan penggunaan HP untuk anak

Sebagai orangtua, penting untuk menetapkan aturan yang jelas mengenai penggunaan ponsel oleh anak Anda.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Game
Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com