U19 banner dropdown

Modern Sekejap dengan Rangka Besi

Dibaca:
Komentar :
www.houzz.com

Rangka besi menjadi pilihan lantaran rangkanya lebih "ramping" dibandingkan rangka kayu. Material yang relatif kuat tersebut sangat ringan dan tipis.

KOMPAS.com - Jendela besar dengan rangka besi berawal dari Crystal Palace, London, pada 1851. Setelah itu, dengan cepat desain jendela berbahan kaca dengan rangka besi sebagai penyangganya itu tersebar di seluruh dunia.

Sampai pada 1930, arsitek Frank Lloyd Wright mempopulerkan jendela berbingkai besi. Sayangnya, jendela semacam ini mulai ditinggalkan di era 1960-an.

Penyebab ditinggalkannya jendela berbingkai besi adalah kurangnya efisiensi termal jika dibandingkan dengan jendela pada umumnya. Karena, lembaran kaca dengan bingkai besi tipis merupakan konduktor udara dingin dari luar.

Namun, kemajuan teknologi saat ini membuat material, desain, serta finishing untuk jendela berbingkai besi mampu menahan ekstremnya cuaca di luar rumah. Anda dapat membawa desain kaca berbingkai besi di rumah tanpa takut seperti berada di luar ruangan.

Salah satu desain Frank Lloyd Wright paling digemari adalah Fallingwater. Desain jendela ini memanfaatkan jendela berbingkai besi untuk kesuksesan desain tersebut secara visual.

Berbagai kemajuan telah terjadi sejak Frank Lloyd Wright memperbaiki secara bertahap jendela berangka besi tersebut. Salah satu terobosannya adalah pilihan warna beraneka ragam yang bermanfaat sebagai dinding jendela unik.

Rangka besi menjadi pilihan lantaran rangkanya lebih "ramping" dibandingkan rangka kayu. Material yang relatif kuat tersebut sangat ringan dan tipis. Rangka besi yang tipis juga membuatnya seolah menjadi grid dua dimensi. Alhasil, pemandangan di luar seolah menjadi lukisan.

Selain keindahan seperti lukisan, jendela semacam ini juga memberikan kesan seperti gudang-gudang dan pabrik di era industrialisasi. Keindahan bergaya industrial di zaman modern tersebut dapat Anda bawa ke rumah dengan jendela besar seukuran tinggi dinding Anda. Bahkan, untuk rumah bergaya tradisional, jendela ini juga tetap tampak serasi.

Jadi, tunggu apa lagi? Anda dapat membawa kejayaan era industrialisasi, banyak cahaya matahari, dan "keanggunan bergaya maskulin" dalam rumah Anda dengan jendela semacam ini.

Baca juga:

Upsss...Toilet Tembus Pandang Gegerkan New York!

Editor: Latief

 

TERBARU
e-Business
Selasa, 30 September 2014 16.44 WIB
Gabungan Karyawan 3 Raksasa TI Kalah dari Samsung
Internet
Selasa, 30 September 2014 15.40 WIB
16 ISP Sudah Dilaporkan, 180 ISP Masih Menunggu
Gadget
Selasa, 30 September 2014 14.36 WIB
Android Bekas Dijadikan "Polhut" di Kalimantan
Internet
Selasa, 30 September 2014 13.36 WIB
Mulai Hari Ini, Tifatul Bukan Lagi Menkominfo
Software
Selasa, 30 September 2014 13.04 WIB
BlackBerry Umumkan Jumlah Pengguna Aktif BBM
TERPOPULER
Rabu, 24 September 2014 06.25 WIB
Internet Indonesia Terancam Mati Total
Jumat, 26 September 2014 15.00 WIB
Protes RUU Pilkada, "Netizen" Jadikan SBY Foto Guyonan
Kamis, 25 September 2014 09.49 WIB
Yuk, Ikut Petisi Cegah Internet Indonesia Mati Total
Rabu, 24 September 2014 07.39 WIB
Onno Purbo Bersuara Soal Internet Mati Total
Jumat, 26 September 2014 11.47 WIB
#ShameOnYouSBY Jadi "Trending Topic" Dunia
Minggu, 28 September 2014 12.48 WIB
Benarkah Twitter Blokir #ShameOnYouSBY?
Selasa, 30 September 2014 11.22 WIB
Penjelasan Twitter soal Hilangnya "ShameOnYouSBY"
Rabu, 24 September 2014 12.21 WIB
Tiga iPhone 6 Melengkung Beredar di Internet
Kamis, 25 September 2014 08.28 WIB
Kirim Pesan BBM Bisa Lewat PC dan Tablet