Modern Sekejap dengan Rangka Besi

Dibaca:
Komentar :
www.houzz.com

Rangka besi menjadi pilihan lantaran rangkanya lebih "ramping" dibandingkan rangka kayu. Material yang relatif kuat tersebut sangat ringan dan tipis.

KOMPAS.com - Jendela besar dengan rangka besi berawal dari Crystal Palace, London, pada 1851. Setelah itu, dengan cepat desain jendela berbahan kaca dengan rangka besi sebagai penyangganya itu tersebar di seluruh dunia.

Sampai pada 1930, arsitek Frank Lloyd Wright mempopulerkan jendela berbingkai besi. Sayangnya, jendela semacam ini mulai ditinggalkan di era 1960-an.

Penyebab ditinggalkannya jendela berbingkai besi adalah kurangnya efisiensi termal jika dibandingkan dengan jendela pada umumnya. Karena, lembaran kaca dengan bingkai besi tipis merupakan konduktor udara dingin dari luar.

Namun, kemajuan teknologi saat ini membuat material, desain, serta finishing untuk jendela berbingkai besi mampu menahan ekstremnya cuaca di luar rumah. Anda dapat membawa desain kaca berbingkai besi di rumah tanpa takut seperti berada di luar ruangan.

Salah satu desain Frank Lloyd Wright paling digemari adalah Fallingwater. Desain jendela ini memanfaatkan jendela berbingkai besi untuk kesuksesan desain tersebut secara visual.

Berbagai kemajuan telah terjadi sejak Frank Lloyd Wright memperbaiki secara bertahap jendela berangka besi tersebut. Salah satu terobosannya adalah pilihan warna beraneka ragam yang bermanfaat sebagai dinding jendela unik.

Rangka besi menjadi pilihan lantaran rangkanya lebih "ramping" dibandingkan rangka kayu. Material yang relatif kuat tersebut sangat ringan dan tipis. Rangka besi yang tipis juga membuatnya seolah menjadi grid dua dimensi. Alhasil, pemandangan di luar seolah menjadi lukisan.

Selain keindahan seperti lukisan, jendela semacam ini juga memberikan kesan seperti gudang-gudang dan pabrik di era industrialisasi. Keindahan bergaya industrial di zaman modern tersebut dapat Anda bawa ke rumah dengan jendela besar seukuran tinggi dinding Anda. Bahkan, untuk rumah bergaya tradisional, jendela ini juga tetap tampak serasi.

Jadi, tunggu apa lagi? Anda dapat membawa kejayaan era industrialisasi, banyak cahaya matahari, dan "keanggunan bergaya maskulin" dalam rumah Anda dengan jendela semacam ini.

Baca juga:

Upsss...Toilet Tembus Pandang Gegerkan New York!

Editor: Latief

 

TERBARU
Internet
Kamis, 24 April 2014 15.12 WIB
Path Sudah Bisa Punya 500 Teman?
Gadget
Kamis, 24 April 2014 14.40 WIB
Ini Alasan Galaxy S5 Tetap Setia Pakai Plastik
Internet
Kamis, 24 April 2014 14.05 WIB
Internet Dunia Makin Kencang
Gadget
Gadget
Kamis, 24 April 2014 11.50 WIB
LG Boyong 3 Ponsel Android KitKat ke Indonesia
TERPOPULER
Senin, 21 April 2014 12.46 WIB
Ini Cara "Nge-charge" Smartphone yang Benar
Jumat, 18 April 2014 19.06 WIB
Tips Membersihkan File Sampah di Android
Minggu, 20 April 2014 20.08 WIB
Inilah "Software" Anti-sadap yang Dipakai Snowden
Senin, 21 April 2014 14.39 WIB
Internet Indonesia Ketiga Terpelan di ASEAN
Selasa, 22 April 2014 16.26 WIB
Telkomsel Bakal Jual Google Glass, Harganya?
Sabtu, 19 April 2014 19.23 WIB
7 Mitos soal Celah Internet "Heartbleed"
Selasa, 22 April 2014 15.36 WIB
Perang Paten, 10 Rahasia Apple-Samsung Terungkap
Senin, 21 April 2014 17.18 WIB
Beginikah Tampilan iOS 8 di iPhone 6?