FBI Bisa Sadap Percakapan Ponsel Android - Kompas.com

FBI Bisa Sadap Percakapan Ponsel Android

Aditya Panji
Kompas.com - 03/08/2013, 14:43 WIB
Shutterstock
Ilustrasi peretas.
KOMPAS.com — Penegak hukum Amerika Serikat (AS) menggunakan cara-cara canggih dalam menyelidiki kasus kejahatan siber. Biro Penyelidik Federal AS (FBI) dikabarkan bisa mendapat akses untuk memata-matai sebuah laptop atau perangkat Android yang dicurigai.

Seorang sumber mengatakan kepada The Wall Street Journal (WSJ) bahwa FBI sedang mengembangkan program penyadap baru yang dipadu dengan software dari pihak swasta.

Menurut sumber yang juga mantan pejabat keamanan digital AS itu, program terbaru FBI dapat mengaktifkan mikrofon laptop ataupun ponsel Android untuk merekam percakapan.

WSJ telah meminta konfirmasi dari pihak FBI maupun Google, tetapi keduanya enggan berkomentar.

Sumber WSJ menambahkan, FBI akan menggunakan alat penyadap ini untuk kasus kejahatan siber yang terorganisasi, pornografi anak, maupun terorisme.

"FBI mempekerjakan orang yang memiliki kemampuan meretas, dan mereka membeli alat-alat yang mampu melakukan hal ini," tambah sumber itu.

Untuk bisa menggunakan program penyadap ini, FBI membutuhkan surat izin dari pengadilan dan tetap berada di bawah pengawasan pemerintah.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAditya Panji
EditorReza Wahyudi
Komentar
Close Ads X