Rabu, 29 Maret 2017

Pasaran Kamera Terjun Bebas karena Smartphone

Yoga Hastyadi Widiartanto/ KOMPAS.com Ilustrasi kamera DSLR full-frame tradisional dengan lensa zoom wide angle (kiri) dan kamera mirrorless APS-C dengan lensa prime wide angle

KOMPAS.com - Popularitas smartphone sebagai alat fotografi bagi konsumen semakin menggeser kamera digital. Terlebih lagi kamera pada ponsel semakin lama semakin canggih.

Laporan terbaru dari Camera & Imaging Products Association (CIPA) mencatat angka pengapalan kamera digital pada 2016 kembali mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Penurunan year-on-year shipment yang terjadi di pasar kamera digital secara keseluruhan cukup besar, mencapai minus 31,7 persen.

Angka penurunan terbesar dicatat oleh kategori kamera saku (built-in lens) yang terjun bebas sebesar 43,7 persen dari tahun sebelumnya sehingga hanya dikapalkan sebanyak 12,6 juta unit secara global.


Advertisment

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari DPReview, Rabu (8/3/2017), CIPA mencatat ada sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap penurunan pasaran kamera digital. Salah satunya adalah smartphone yang terus menggerus pasaran kamera saku.

Sven Skafisk/ CIPA Fotografer Sven Skafisk menhimpun data dari CIPA dan membuat grafik pengapalan kamera dari tahun ke tahun. Pengapalan kamera saku (biru) sempat mencapai puncak pada 2010, namun kemudian turun tajam.
“Kamera digital dengan lensa terintegrasi (kamera saku) menghadapi persaingan keras melawan smartphone,” sebut CIPA dalam laporannya.

Di sisi lain, kategori kamera interchangeable lens (ILC, kamera yang lensanya bisa diganti-ganti) yakni tipe DSLR dan mirrorless bernasib lebih baik meski pengapalannya turut menurun.

Pengapalan global kamera ILC tercatat minus 11,4 persen memjadi 19,20 juta unit. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa angka pengapalan ILC sudah jauh lebih banyak dibandingkan kamera saku.

Menurut CIPA, ini karena kamera ILC macam mirrorless dan DSLR masih menawarkan kelebihan tersendiri dibanding smartphone, seperti dalam hal kualitas gambar dan kebebasan berekspresi dengan memakai aneka macam lensa.

Pengapalan kamera digital dunia tercatat mencapai puncaknya pada 2010. Sejak itu, seiring dengan booming smartphone, angkanya semakin menurun.

Baca: Apa Itu Kamera Mirrorless, Bedanya dengan DSLR?

Penulis: Oik Yusuf
Editor : Deliusno
Sumber: DPReview,
TAG: