Penyedia GIF Berbau Pornografi di WhatsApp Tanggapi Pemerintah - Kompas.com

Penyedia GIF Berbau Pornografi di WhatsApp Tanggapi Pemerintah

Oik Yusuf
Kompas.com - 07/11/2017, 15:25 WIB
IlustrasiPIXABAY.com Ilustrasi

KOMPAS.com - Usai layanannya diblokir awal pekan ini, penyedia gambar animasi GIF di WhatsApp, Tenor, menyatakan siap bekerja sama untuk memenuhi tuntutan pemerintah Indonesia. Begitu juga dengan Giphy.

Tenor dan Giphy adalah dua pihak yang menyediakan animasi gambar bergerak GIF di aplikasi pesan instan WhatsApp sebagai pelengkap chatting.

Beberapa file GIF yang ada di layanannya membuat heboh netizen Indonesia lantaran dinilai mengandung konten yang menjurus ke pornografi.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kemudian menanggapi laporan netizen dengan memblokir DNS layanan online penyedia animasi GIF tersebut. Walhasil, pengguna WhatsApp di Tanah Air jadi tidak bisa mengakses fasilitas GIF di aplikasi pesan instan itu.

“Giphy.com dan Tenor.com sudah memberikan tanggapan. Giphy sejak dihubungi langsung memberikan tanggapan dan melakukan upaya yang diminta Indonesia. Tenor.com juga sudah menjawab dan akan kerja sama,” ujar juru bicara Kemenkominfo, Noor Iza, lewat sebuah keterangan, Selasa (7/11/2017).

Baca juga : Fitur GIF di WhatsApp Sudah Tidak Bisa Diakses di Indonesia

“Baik Giphy maupun Tenor juga menyampaikan akan melakukan upaya-upaya internal untuk memenuhi persyaratan dan permintaan dari Kementerian Kominfo,” imbuh Noor.

Permintaan dimaksud adalah agar para penyedia animasi GIF menyaring konten mereka yang dinilai berbau pornografi, setidaknya untuk wilayah Indonesia.

Noor menambahkan, apabila Giphy dan Tenor sudah melakukan penyaringan seperti yang diminta oleh pemerintah, Kemenkominfo akan menggelar konferensi pers besok, Rabu (8/11/2017), untuk mengumumkan lebih jauh soal ini.

“Tim teknis internal Kemenkominfo masih terus melakukan pengecekan dan forensik atas perbaikan-perbaikan,” pungkasnya.

Apabila pada akhirnya bisa menyaring animasi GIF berbau pornografi, pemerintah bersedia kembali membuka akses terhadap penyedia konten.

Sejauh ini, baru penyedia file GIF (Giphy dan Tenor) saja yang diblokir, sementara aplikasi WhatsApp sendiri masih bisa diakses.

Baca juga : Kominfo Minta WhatsApp Saring Konten GIF Berbau Pornografi

PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM