Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Samsung Akhirnya "Jujur" soal Nasib Galaxy Note

Kompas.com - 18/03/2021, 18:18 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi,
Reza Wahyudi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Terobosan Galaxy S21 Ultra yang menyertakan S Pen di dalamnya, membuat banyak penggiat gadget berspekulasi tentang nasib Galaxy Note ke depan. Sejumlah rumor bahkan menyebut Galaxy Note akan pensiun.

Samsung akhirnya memberikan kepastian, bahwa Galaxy Note akan tetap ada. Namun tidak untuk tahun ini.

Dalam pertemuan tahunan bersama para pemegang saham, co-CEO Samsung IT and Mobile Communication, DJ Koh mengatakan bahwa kemungkinan akan sulit bagi perusahaannya untuk meluncurkan seri Galaxy Note 21 pada tahun 2021.

Hal itu dikarenakan kurangnya stok chipset yang cukup parah serta berbenturan dengan produk yang sudah saat ini, yakni seri Galaxy S21.

"Seri Galaxy Note adalah model high-end di portofolio kami. Akan menjadi beban jika meluncurkan dua model flagship dalam setahun, jadi kemungkinan akan sulit untuk merilis Galaxy Note di paruh kedua (2021)," jelas DJ Koh, dikutip dari 9to5Google.

DJ Koh mengatakan, Samsung berencana meluncurkan Galaxy Note tahun 2022.

Ia juga memberi sinyal akan ada perubahan jadwal peluncuran Galaxy Note tahun depan yang kemungkinan akan berbeda, dengan jadwal peluncuran Galaxy Note tahun-tahun sebelumnya.

"Galaxy Note adalah kategori produk yang penting bagi kami yang dicintai terus-menerus oleh konsumen kami selama sepuluh tahun terakhir di pasar global," kata DJ Koh, dirangkum KompasTekno dari Sammobile, Rabu (17/3/2021).

"Jadwal peluncurannya mungkin akan berbeda, tapi kami akan memastikan bahwa kami tidak ingin mengecewakan pengguna Galaxy Note," imbuh DJ Koh.

Baca juga: Apa Beda S Pen di Galaxy S21 Ultra dan Galaxy Note?

Selama ini, Samsung selalu meluncurkan Galaxy S dan Galaxy Note pada tahun yang sama. Biasanya, Galaxy S akan meluncur di awal tahun, kemudian Galaxy Note akan meluncur di pertengahan tahun.

DJ Koh menambahkan bahwa Samsung bekerja lebih keras untuk mengembangkan pengalaman pengguna S Pen dibanding siapapun. Selama beberapa tahun, Galaxy Note menjadi model paling tinggi di jajaran smartphone Samsung.

Namun, sejak tahun 2019, Samsung memperkenalkan ponsel lipat pertamanya, Galaxy Fold yang masuk kategori ponsel premium.

Secara hardware, Galaxy Fold juga mengandalkan chipset tertangguh dan terbaru, sebagaimana seri ponsel high-end Samsung lainnya, yakni Galaxy S dan Galaxy Note.

Tahun 2020, Samsung memperkenalkan Galaxy Z Flip yang diposisikan sebagai ponsel lipat "murah".

Harapannya, Galaxy Z Flip akan lebih bisa dijangkau pengguna dan bermigrasi dari smartphone konvensional ke ponsel lipat. Bisa jadi, bertambahnya portofolio juga ikut mempengaruhi rencana peluncuran produk Samsung.

Baca juga: Perbandingan Chip Exynos 2100 dengan Snapdragon 888 di Galaxy S21

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Internet
Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Internet
Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com