Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mark Zuckerberg Bantah Tuduhan Facebook Utamakan Profit ketimbang Pengguna

Dalam dokumen tersebut, menurut Haugen, Facebook sebenarnya mengetahui bahwa jejaring sosialnya memiliki dampak buruk dan berbahaya (toxic) terhadap remaja.

Selain itu, Haugen juga mengeklaim bahwa Facebook mengetahui algoritma dan platform miliknya mendorong jenis-jenis konten yang bisa membahayakan keamanan publik.

Haugen menuduh, meski tahu dampak buruk yang dihasilkan oleh layanannya, Facebook memilih bersikap abai dan lebih memilih profit ketimbang keamanan penggunanya.

Menanggapi tuduhan ini, CEO sekaligus pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, angkat bicara. Dalam melalui akun Facebook pribadinya, Zuckkerberg dengan tegas membantah tudingan Haugen tersebut.

"Tuduhan itu tidak benar. Kami sangat peduli dengan masalah, seperti keamanan, kesejahteraan, dan kesehatan mental. Berat rasanya melihat pemberitaan menggambarkan hal yang salah soal pekerjaan dan motif kami," tulis Zuckerberg.

Zuckerberg juga menggarisbawahi soal tuduhan bahwa Facebook terkesan menutupi dampak buruk dari layanannya dan mengabaikan keamanan penggunanya.

Dalam unggahan tersebut, Zuckerberg mengatakan, klaim tersebut tidak masuk akal karena Facebook sendiri banyak melakukan upaya untuk terus meningkatkan layanannya, khususnya aspek keamanan dan memerangi konten berbahaya.

Misalnya, menurut Zuckerberg, dengan menerbitkan laporan transparansi Facebook yang berisi hal apa saja yang telah dilakukan perusahaan. Lalu, Facebook juga mempekerjakan lebih banyak SDM untuk memerangi konten berbahaya di Facebook.

"Jika kita ingin mengabaikan penelitian, mengapa kita membuat program penelitian terkemuka di industri untuk memahami isu-isu penting ini?" tambah Zuckerberg.

Di sisi lain, Zuck membenarkan bahwa perusahaannya memang mendulang untung dari iklan. Namun, para pengiklan juga secara konsisten meminta Facebook agar iklan mereka tidak dipasang di dekat konten berbahaya atau yang mengganggu.

"Argumen bahwa kami sengaja mendorong konten yang membuat orang marah demi keuntungan itu sangat tidak masuk akal," tulis Zuckerberg.

Terkait pengguna remaja, Zuckerberg mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan keamanan bagi pengguna remaja di platformnya.

Menurut dia, tak bisa dimungkiri bahwa anak-anak kini sudah memiliki ponsel dan menggunakan teknologi.

"Perusahaan teknologi harus membangun platform yang memenuhi kebutuhan mereka sekaligus menjaga mereka tetap aman. Kami sangat berkomitmen untuk melakukan pekerjaan ini," tulis Zuck, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari akun Facebook Mark Zuckerberg, Kamis (7/10/2021).

Ia mencontohkan dengan kehadiran Messenger Kids, aplikasi pesan instan khusus untuk anak, yang diklaim lebih baik dan aman dari aplikasi lainnya.

Facebook sempat ingin meluncurkan Instagram Kids juga, tetapi akhirnya tidak jadi karena rencana ini menuai banyak kritikan dari sejumlah pihak.

Tuduhan dari whistleblower

Selain soal dampak buruk terhadap pengguna, beberapa bagian lain dari dokumen yang diungkap Haugen menyebutkan bahwa Facebook ikut berkontibusi menyebar misinformasi saat pilpres di AS tahun lalu, dan kerusuhan tanggal 6 Januari 2021 di Gedung Capitol.

Facebook, sebagaimana tertulis di dokumen tersebut, menyadari bahwa algoritma dan platform miliknya mendorong jenis-jenis konten yang bisa membahayakan keamanan publik, tetapi gagal mengeksekusi langkah-langkah pencegahan yang efektif.

"(Facebook) membayar profit dengan keamanan kita," lanjut Haugen dalam wawancara di 60 Minutes CBS, dihimpun KompasTekno dari NDTV.

"Facebook yang sekarang ini memecah belah masyarakat dan memicu kekerasan etnis di seluruh dunia," ungkap Haugen.

Selain itu, dalam laporannya ke otoritas keuangan AS Security and Exchanges Commission, Haugen menuding bahwa Facebook sengaja memilah atau menyembunyikan informasi dari investor atau calon investor.

Vice President Global Affairs Facebook Nick Clegg sempat menyuarakan bantahan terhadap tudingan dan bocoran dokumen dari Haugen. Dia mengirim memo 1.500 kata ke karyawan Facebook. Isinya antara lain mengatakan bahwa tudingan Haugen bersifat misleading.

https://tekno.kompas.com/read/2021/10/07/07350077/mark-zuckerberg-bantah-tuduhan-facebook-utamakan-profit-ketimbang-pengguna

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

Hardware
Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Internet
Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Internet
Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Internet
Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

e-Business
5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

e-Business
Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

Internet
Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Gadget
4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

Software
Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Gadget
35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

Internet
2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

e-Business
Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.