Salin Artikel

Review Oppo A95, Layar AMOLED dan Baterai Jadi Pertimbangan Utama

Selama beberapa minggu, KompasTekno berkesempatan untuk menjajal kebolehan smartphone berbanderol Rp 4 juta ini.

Dalam pengujian, kami menjadikan perangkat teranyar dari Oppo ini sebagai ponsel utama, alias daily driver untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Artinya, Oppo A95 kami gunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi komunikasi, seperti WhatsApp, media sosial macam Instagram, bermain game seperti Mobile Legends, dan lain sebagainya.

Tak lupa juga, kami sempat menguji kemampuan hardware ponsel ini dengan berbagai aplikasi benchmark macam AnTuTU, sekaligus menjajal berbagai fitur andalan ponsel ini dari NFC, tingkat ketahanan terhadap air IPX4, hingga baterai 5.000 mAh. 

Lantas, bagaimana hasil dari pengujian-pengujian ini? Simak ulasan alias review KompasTekno untuk Oppo A95 berikut.

Layar lega

Oppo A95 dibekali dengan layar AMOLED 6,43 inci dengan resolusi Full HD Plus (2.400 x 1.080 piksel) dan tingkat kecerahan (brightness) maksimal 800 nits.

Dengan angka brightness sebesar ini, berbagai konten yang ditampilkan layar tersebut masih bisa terlihat ketika digunakan di luar ruangan dengan kondisi matahari terik.

Selain itu, karena panelnya berjenis AMOLED, layar ponsel ini mendukung fitur Always-On Display. Artinya, pengguna tak perlu membuka kunci layar perangkat apabila ingin melihat informasi waktu atau tanggal hari ini. 

Secara pengalaman pemakaian, layar Oppo A95 terbilang cukup lega dan nyaman untuk digunakan untuk menonton, bermain game, hingga membaca berbagai macam artikel di internet dan e-book.

Hal ini dimungkinkan berkat fitur Eye Comfort yang bisa menyulap tampilan warna layar menjadi lebih ramah dengan mata. Fitur ini bisa diakses dengan mudah melalui bilah notifikasi Oppo A95.

Meski lega dan nyaman, kemampuan refresh rate pada layar ini masih mentok di 60 Hz. Sehingga, pengguna yang sudah terbiasa dengan layar dengan refresh rate 90-120 Hz mungkin akan merasa tidak nyaman melihat layar Oppo A95.

Meski demikian untuk pemakaian sekadar browsing atau mengakses media sosial, layar 60 Hz sudah lebih dari cukup.

Desain punggung ciamik

Hal lain yang cukup menarik di Oppo A95 adalah bobotnya yang cukup ringan, yaitu sekitar 175 gram, serta desain punggungnya yang cukup mentereng dan berbeda dengan ponsel kelas menengah kebanyakan.

Oppo mengadopsi teknologi Oppo Glow pada bagian cangkang ponsel terbaru ini, memungkinkan bagian tersebut dilapisi dengan warna mengilap yang tampak elegan, namun tetap bersih dan tahan terhadap bekas sidik jari.

Oppo A95 yang kami uji sendiri merupakan varian "Glowing Rainbow Silver" yang memiliki warna dominan putih kebiruan, dan bakal berubah warna dan terlihat seperti pelangi apabila dilihat dari berbagai sisi.

Selain varian ini, Oppo juga menghadirkan satu varian warna lainnya di Indonesia yang dilapisi dengan cangkang dengan warna dominan hitam, yakni "Glowing Starry Black".

Secara lebih detail, bagian punggung ini memiliki tekstur yang lebih lembut dibanding "saudaranya" dari seri lain, yaitu Oppo Reno6.

Ketika digunakan berlama-lama hingga tangan berkeringat, bagian punggung ponsel ini, menariknya, tak meninggalkan bekas sidik jari sama sekali.

Artinya, pengguna tak perlu repot membersihkan bagian punggung Oppo A95 ketika dipakai dalam durasi berjam-jam.

Kendati demikian, bahan atau material yang digunakan di modul kamera belakang tak seirama dengan cangkang punggung ponsel tersebut, yakni mengadopsi material mengilap bak kaca yang tidak ramah dengan bekas sidik jari. 

Hal ini bisa dibilang sedikit mengganggu dan menjadi nilai minus untuk kesempurnaan tampilan punggung Oppo A95.

Terlebih, modul kamera belakang ini sedikit "menonjol" dan tidak rata dengan permukaan bodi belakang ponsel, sehingga seluruh punggung ponsel tak bisa menempel sepenuhnya dengan permukaan obyek yang berada di bawahnya.

Kamera cukup bisa diandalkan

Beralih ke aspek fotografi, deretan kamera yang tersemat di bagian depan dan belakang Oppo A95 bisa dibilang cukup bisa diandalkan untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Ketika memotret dalam kondisi ruangan yang cukup cahaya, misalnya, kamera utama 48 MP (f/1.7) di ponsel ini mampu menangkap objek dengan tajam dan jelas.

Oppo turut menawarkan fitur AI Scene Enhancement yang mampu meningkatkan warna dan kecerahan pada objek gambar.

Sementara itu untuk dua kamera lainnya, yaitu kamera makro 2 MP (f/2.4) dan kamera depth sensor 2 MP (f/2.4) juga berfungsi dengan baik sesuai dengan fungsinya. 

Pada saat memotret menggunakan kamera makro, foto yang dihasilkan mampu menampilkan detail yang akurat ketika di perbesar (zoom). Contohnya adalah foto serat yang terdapat pada daun sebagai berikut. 

Selain kamera belakang, Oppo A95 juga turut dibekali dengan kamera selfie beresolusi 16 MP (f/2.4) yang dilengkapi dengan efek yang bisa mempercantik hasil foto wajah. 

Meski beberapa kamera ini bisa menunjang kegiatan pengguna, pecinta fotografi berbidang pandang luas, yang biasanya mengandalkan kamera dengan lensa ultrawide, tampaknya harus mengurungkan niat mereka apabila ingin membeli ponsel ini.

Sebab, Oppo A95 tidak dibekali kamera dengan fungsi tersebut, sehingga pengguna harus sedikit mundur apabila ingin menghasilkan gambar dengan sudut pandang yang lebih luas.

Di samping itu, ponsel ini juga belum mampu memotret foto di kondisi malam hari dengan cukup baik. Hasil foto sebenarnya bisa terlihat jelas apabila menggunakan Night Mode, namun detail dalam foto bakal memiliki banyak bintik (noise). 

Nyaman dipakai multitasking

Secara hardware, Oppo A95 ditenagai dengan chipset Snapdragon 662 yang dipadu dengan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB.

Konfigurasi "jeroan" ini membuat ponsel tersebut menghasilkan skor benchmark AnTuTu (versi 9) 210.307 poin, Geekbench (versi 5) 313 poin (single-core) dan 1.286 poin (multi-core), serta PCMark mode "Work 3.0" dengan skor 6.135 poin.

Untuk pengujian performa di penggunaan sehari-hari, ponsel ini mampu menjalankan banyak aplikasi dan terasa nyaman dipakai untuk kegiatan multitasking.

Hal ini berkat adanya fitur Extended RAM yang bisa memperluas kapasitas RAM hingga 13 GB, dengan cara "meminjam" sedikit ruang penyimpanan hingga 5 GB dari memori internal.

Sementara itu untuk pengujian game, ponsel ini juga mampu menjalankan aneka game populer, seperti Mobile Legends, PUBG: New State, hingga Genshin Impact dengan normal.

Namun khusus Genshin Impact, kualitas grafis harus diatur ke pengaturan terendah agar ponsel bisa menjalankannya dengan lancar.

Bisa dipakai ketika kehujanan

Oppo A95 sudah mendapatkan sertifikasi tahan air dengan rating IPX4. Artinya, ponsel ini bisa menahan percikan air normal seperti gerimis hujan atau tumpahan air yang tidak disengaja.

Ketika digunakan dalam kondisi sedang gerimis atau hujan ringan, ponsel ini masih bisa digunakan dengan lancar.

KompasTekno juga mencoba menciprat bagian punggung ponsel dengan air dari alat shower di kamar mandi. Hasilnya, ponsel ini masih bisa berfungsi dengan normal.

Terlepas dari fitur anti-air, Oppo A95 juga memiliki baterai yang cukup besar di kelasnya dengan kapasitas 5.000 mAh.

Dalam pengujian, baterai sebesar ini bisa digunakan dari pagi hingga menjelang malam hari dalam pemakaian normal seperti chatting, browsing, bermain game ringan dalam durasi singkat, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, pengguna tak perlu khawatir dan repot membawa charger Oppo A95 ketika bepergian tidak sampai larut malam.

Nah, ketika baterainya habis pun, pengguna tak perlu repot menunggu lama dalam proses pengisian.

Sebab, daya ponsel ini bisa diisi dengan cukup cepat berkat teknologi 33W Flash Charge. Ketika dijajal, teknologi ini memungkinkan baterai ponsel terisi penuh (dari 0 persen) hanya dalam waktu kurang lebih satu jam saja.

Layak beli?

Dengan berbagai hasil pengujian selama beberapa minggu ini, KompasTekno bisa menyimpulkan bahwa Oppo A95 merupakan perangkat cantik di kelas menengah yang bisa diandalkan untuk menemani kegiatan pengguna sehari-hari.

Dua kemampuan Oppo A95 yang menjadi pertimbangan utama untuk dipilih adalah baterai jumbo dan teknologi charger-nya.

Serta layarnya, menggunakan AMOLED yang biasa ditemui di ponsel Samsung. Ukuran layarnya pun sangat luas yang siap memenuhi kebutuhan browsing, main media sosial, dan gaming.

Selain desainnya yang elegan dan mewah untuk ajang pamer kepada teman dan keluarga, ponsel ini juga bisa digunakan untuk kegiatan multitasking dengan waktu yang cukup lama berkat RAM, memori internal, dan faktor Snapdragon.

Hal tersebut juga didukung dengan kamera yang cukup mumpuni, serta aneka fitur lainnya yang bisa mempermudah aktivitas pengguna, seperti In-Display Fingerprint dan NFC.

Terlebih, ada fitur anti-percikan air IPX4 yang sangat berguna di tengah musim hujan seperti ini, sehingga pengguna masih tetap bisa menggunakan perangkat apabila tiba-tiba turun hujan dengan intensitas ringan.

Lantas, apakah ponsel berbanderol Rp 4 juta ini layak beli? Jawabannya tentu saja tergantung dengan preferensi dan kebutuhan pengguna.

Apabila Anda merupakan pengguna biasa atau karyawan kantoran yang menginginkan ponsel dengan desain cantik namun masih memiliki kamera yang cukup baik dengan performa jempolan, maka Oppo A95 bisa jadi jawabannya.

Namun, bagi Anda yang merupakan pecinta berat game atau fotografi, maka ponsel ini bukan untuk Anda.

Pasalnya, game kelas atas macam Genshin Impact tidak akan bisa berjalan lancar di pengaturan grafis tertinggi di Oppo A95.

Selain itu, ponsel ini juga tidak memiliki kamera ultrawide, sehingga terbilang belum cukup lengkap untuk orang yang suka memotret.

https://tekno.kompas.com/read/2022/01/01/16170037/review-oppo-a95-layar-amoled-dan-baterai-jadi-pertimbangan-utama-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.