Kompas.com - 22/02/2012, 08:34 WIB
EditorReza Wahyudi

BANDUNG, KOMPAS - Fahma Waluya Rosmansyah, pembuat game bertemakan antikorupsi, Raid The Mice, mengaku mendapatkan ide untuk permainan tersebut selama liburan sekolah bulan Desember 2011.

Ternyata, ide tersebut datang bersamaan dengan tiga konsep permainan lainnya. Hal itu dia utarakan dalam wawancara yang berlangsung akhir pekan lalu.

Dari empat game yang muncul dari liburan sekolah itu, hanya "Raid The Mice" yang mendapatkan perhatian nasional karena dipresentasikan di depan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi, termasuk ketuanya, Abraham Samad.

Sementara itu, tiga game lainnya yakni Jengkol Jump, Ngupil dan Disgusting Frog tidak terlalu tersorot karena lebih menjadi proyek pribadi Fahma.

Seperti apa game lainnya itu? Fahma mengatakan salah satunya berangkat dari ketidaksukaannya pada kodok.

"Konsepnya? Karena saya ga suka kodok," ujar Fahma sewaktu ditanya mengenai konsep di belakang game Disgusting Frog.

Jengkol Jump adalah permainan yang mengharuskan pemainnya mengendalikan jengkol yang bisa terus melompat dengan berpijak di atas daun yang muncul secara acak. Permainan berakhir bila jengkol tersebut jatuh tanpa sempat berpijak lagi.

Permainan ke dua adalah Ngupil yang mengharuskan pemain menyentuh bakteri-bakteri yang menyebar dari tengah layar. Permainan tersebut dibuat secara sederhana dan swadaya oleh Fahma sendiri.

Rekam jejak Fahma sebagai programer aplikasi maupun game sebetulnya sudah sejak dua tahun lalu (2010) sewaktu dia berusia 11 tahun.

Dia pernah dinobatkan sebagai programer cilik termuda untuk Ovi Store, sebuah pasar aplikasi yang dimiliki Nokia.

Salah satu karyanya ketika itu berupa aplikasi untuk ponsel Nokia bernama Bahana untuk belajar angka, huruf dan warna.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.