Pilot Pingsan, Cessna Jatuh ke Teluk Meksiko

Kompas.com - 20/04/2012, 11:27 WIB
EditorKistyarini

TELUK MEKSIKO, KOMPAS.com - Karena pilot pingsan, satu pesawat kecil terbang berputar-putar di atas Teluk Meksiko selama beberapa jam Kamis (19/4/2012), dengan dibayangi dua jet militer AS, sebelum kehabisan bahan bakar dan jatuh lalu tenggelam di perairan dalam, kata pihak berwenang.

Coast Guard AS mengirim satu pesawat, helikopter dan kapal pembelah gelombang ke tempat kecelakaan, sekitar 193 kilometer di sebelah barat Tampa, Florida, tapi pilot tak keluar dari pesawat yang jatuh itu, kata wanita juru bicara Coast Guard AS,  Elizabeth Bordelon.

Pesawat Cessna bermesin dua itu mendarat dengan mulus dan mengambang beberapa saat, tapi kemudian tenggelam di Teluk yang memiliki kedalaman 457 meter, kata personel Penjaga Pantai.

Pesawat tersebut lepas landas dari Slidell, Louisiana, dan terbang ke Sarasota, Florida, dan berakhir dengan berputar-putar pada ketinggian 6.000 meter, di atas perairan Teluk, kata wanita juru bicara Lembaga Penerbangan Federal (FAA).

Pilotnya adalah Dr Peter Hertzak, ahli bedah kecantikan dan ginekologi di Slidell, kata juru bicara di kantor wali kota sebagaimana dilaporan Reuters.

Dua jet tempur F-15 yang dikirim untuk mencegat pesawat Cessna tersebut sebab pesawat itu terbang secara tak beraturan dan pilotnya "tak memberi tanggapan".

Kedua jet tersebut terus mendampingi pesawat Cessna itu, kata Stacey Knott, wanita juru bicara bagi Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (NORAD) di Colorado Springs, Colorado.

Pengawas lalu lintas udara kehilangan kontak radio dengan pilot pesawar Cessna tersebut pada pukul 09.00 waktu setempat, dan pilot militer yang dikirim juga tak bisa melakukan kontak. Pesawat tersebut jatuh sekitar tiga jam kemudian, kata pihak berwenang.

Misi komando itu ialah untuk mencegah serangan dan mengamankan wilayah udara Amerika Utara --yang mungkin memerlukannya guna "menghancurkan landasan yang dipandang sebagai ancaman yang potensial", kata NORAD di dalam satu pernyataan.

Juru bicara komando tersebut tak mau berspekulasi apakah pesawat Cessna itu akan ditembak kalau mendekati daratan.

Dalam peristiwa sebelumnya yang melibatkan "pesawat hantu", pegolf profesional Payne Stewart dan lima orang lagi tewas di dalam pesawat jet pribadi sewaan pada 25 Oktober 1999.

Pesawat tersebut kehilangan tekanan kabin, membuat tak berdaya mereka yang berada di dalam pesawat, dan terbang selama empat jam sebelum jatuh di satu lapangan di dekat Aberdeen, Dakota Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.