Kompas.com - 05/11/2012, 12:39 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat


KOMPAS.com Apa jadinya kalau smartphone dalam genggaman tangan bisa berjalan sekencang komputer desktop mainstream atau bahkan superkomputer?

Dalam lima hingga sepuluh tahun lagi, hal tersebut akan menjadi kenyataan. Itulah jangka waktu yang diperlukan Intel yang sedang mengembangkan prosesor smartphone dengan jumlah inti CPU (core) hingga 48 buah.

Untuk apa jumlah inti prosesor sebanyak itu? "Saya pikir, dengan makin mengarahnya metode interaksi menjadi semakin natural, manusiawi, maka kebutuhan akan kinerja akan naik pula," ujar Chief Tecnhology Intel, Justin Rattner, seperti dikutip dari Cnet.

"Dari segi penggunaan energi, cara yang paling efisien untuk mempertinggi kinerja adalah dengan memperbanyak jumlah inti prosesor," Rattner menambahkan.

Rattner mengacu pada jenis-jenis antarmuka, seperti speech recognition, augmented reality, dan hal-hal lainnya yang sejenis. Semakin populer metode interaksi ini, maka kebutuhan processing power akan semakin meningkat.

Saat ini, smartphone atau tablet paling banyak memiliki jumlah inti prosesor sebanyak empat buah. Chip Atom buatan Intel sendiri hanya memiliki satu buah inti.

Jumlah inti yang lebih banyak memungkinkan sebuah perangkat untuk membagi-bagi tugas ke inti-inti berbeda dan mengerjakan semuanya secara bersamaan. Misalnya, satu inti ditugasi mengenkripsi e-mail sedang yang lainnya menjalankan aplikasi atau game.

Masing-masing inti prosesor pun tak harus memiliki kecepatan yang sama. Beberapa yang mendapat tugas berat bisa berjalan dengan kecepatan maksimal, sementara yang hanya mendapat tugas ringan bisa berjalan dengan kecepatan rendah untuk menghemat daya.

Dengan begini, perangkat terkait akan menjadi lebih kencang dan lebih efisien soal penggunaan energi.

Memperbanyak jumlah inti prosesor sebenarnya bukan hal baru. Komputer desktop sudah sejak bertahun-tahun lalu menerapkan prosesor dengan banyak inti.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.